Username

Password

Remember me

Register

Recover password

Sapa Pegiat UMKM Cianjur, Sandiaga Singgung ‘Winter is Coming’

Sapa Pegiat UMKM Cianjur, Sandiaga Singgung 'Winter is Coming' - Aksi.co

Penulis Aksi | Thursday 18 October 2018

Sapa Pegiat UMKM Cianjur, Sandiaga Singgung 'Winter is Coming'Cawapres Sandiaga Uno menyinggung istilah ‘winter is coming’ yang disebut Presiden Jokowi saat bertemu dengan pegiat UMKM Cianjur, Jawa Barat.

“Saya ucapkan terima kasih kepada UMKM Cianjur yang bisa menginspirasi kita dalam keadaan ekonomi yang sekarang katanya winter is coming, tapi UMKM kita lahir dengan solusi-solusi,” kata Sandiaga, Rabu (17/10/2018).

“Di Garut kemarin dengan jaket, di sini winter is coming dikasih lampu-lampu yang bisa menghangatkan kita. Mudah-mudahan, kalau kita fokus untuk menghadirkan satu kebijakan yang berpihak kepada UMKM, kita yakin bisa memperbaiki ekonomi kita,” sambung Sandi.

Sandiaga juga mengapresiasi produk UMKM Cianjur yang layak dibanggakan. UMKM Cianjur, menurutnya, banyak berkontribusi memberikan produk unggulan yang memiliki kualitas ekspor.

“Timteng banyak yang minta lampu-lampu kuningan, lukisan, dan beberapa kuliner khas Cianjur,” ujarnya.

Sandiaga juga mendatangi sentra UMKM Mochi Momi di Perum Bumi Pesona Cianjur. Di tempat tersebut juga berkumpul para pelaku industri kecil yang dikelola oleh emak-emak hingga kalangan milenial. Produknya antara lain sandal hingga brownies tauco khas Cianjur.

“Saya bersama Ketua MPR Zulkifli Hasan dan Sekjen PAN Eddy Soeparno sudah empat hari ini berkeliling ke Jawa Barat. Saya ingin menangkap aspirasi, khususnya soal lapangan kerja dan harga kebutuhan pokok. Nah, keluhannya sama, harga-harga naik dan susah mencari kerja,” tutur Sandi

Dia meminta para pelaku UMKM terus berusaha mengembangkan usahanya.

“Saya bersama Pak Prabowo akan menciptakan lapangan kerja dan harga kebutuhan pokok yang terjangkau dan stabil. Saya berharap Mochi Momi bisa kirim moci-nya ke Taiwan, bahkan Korea Selatan, juga brownies tauco dan usaha-usaha lainnya,” kata Sandi.

Dia berjanji membentuk OK OCE (One Kabupaten/Kota One Center Enterpreunership) nasional.

“Jadi nanti semuanya akan dilatih dalam mengelola usahanya. Dari pendaftaran, pelatihan, pendampingan, perizinan, pemasaran, pelaporan keuangan, dan pemberian modal, sehingga usahanya dapat lebih maju dan menyerap lapangan kerja lebih banyak lagi,” ujar Sandi.

Facebook Comments

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

© Copyright 2018 Aksi.co