Aksi.co https://www.aksi.co News, Sport and Entertainment Tue, 15 Oct 2019 14:24:43 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=5.2.4 https://i2.wp.com/www.aksi.co/wp-content/uploads/2018/12/aksi-logo.jpg?fit=32%2C32&ssl=1 Aksi.co https://www.aksi.co 32 32 64965547 Eurokars perkenalkan Porsche 911 generasi ke-8 https://www.aksi.co/2019/10/15/eurokars-perkenalkan-porsche-911-generasi-ke-8/ https://www.aksi.co/2019/10/15/eurokars-perkenalkan-porsche-911-generasi-ke-8/#respond Tue, 15 Oct 2019 14:24:43 +0000 https://www.aksi.co/?p=87923 PT Eurokars Artha Utama (EAU) sebagai agen tunggal pemegang merek (ATPM) untuk Porsche di Indonesia memperkenalkan Porsche 911 generasi ke-8, di Jakarta, Selasa. Kendaraan yang telah meluncur pada Juli 2019 itu diklaim memiliki berbagai kelebihan dan DNA khas Porsche yang lebih gagah dari generasi sebelumnya. “Generasi ke-8 dari 911 ini lebih kuat, lebih emosional, lebih […]

The post Eurokars perkenalkan Porsche 911 generasi ke-8 appeared first on Aksi.co.

]]>
Eurokars perkenalkan Porsche 911 generasi ke-8PT Eurokars Artha Utama (EAU) sebagai agen tunggal pemegang merek (ATPM) untuk Porsche di Indonesia memperkenalkan Porsche 911 generasi ke-8, di Jakarta, Selasa.

Kendaraan yang telah meluncur pada Juli 2019 itu diklaim memiliki berbagai kelebihan dan DNA khas Porsche yang lebih gagah dari generasi sebelumnya.

“Generasi ke-8 dari 911 ini lebih kuat, lebih emosional, lebih irit dari pendahulunya. Selain itu ada juga fitur digital yang lebih luas. Dan yang pasti 911 generasi ke-8 ini masih menjadi mobil sport yang dibekali mesin Porsche,” ujar CEO Porsche AG Oliver Blume disela-sela acara peluncuran.

Porsche 911 generasi ke-8 tampil dengan desain lebih luas dan tegas, memiliki lengkungan sayap yang lebih lebar, roda 20 inci untuk bagian depan dan 21 inci di bagian belakang.

Bagian depan dan belakang bodi mobil, masing-masing 45 mm dan 44 mm lebih lebar.

Mobil sport tersebut didukung fitur canggih yang baru pertama hadir di dunia, yaitu mode berkendara “Wet mode” di mana mobil dapat mendeteksi air di jalan ketika melintasi genangan maupun saat hujan.

Tersemat juga fitur peringatan dan rem otomatis untuk mendeteksi risiko tabrakan dengan objek yang berada di depan, hingga pengereman darurat.

Interior Porsche 911 generasi ke-8 dilengkapi dengan layar hiburan berukuran 10,9 inci, lalu di bawahnya terdapat panel kendali berlaras lima tombol dengan tampilan sakelar toggle klasik.

Kursi mobil diposisikan lima milimeter lebih rendah dan memiliki bantalan tipis yang nyaman.

Dengan desain yang serba baru, bobot Porsche 911 generasi ke-8 berkurang hingga 3 kilogram dibanding pendahulunya.

Porsche generasi terbaru tersebut juga sudah dibekali dengan mesin turbo flat-six yang mampu menghasilkan tenaga lebih besar dari sebelumnya 420 PS menjadi 450 PS pada rpm 6.500.

Torsi pun turut meningkat hingga 530 Nm dari rpm 2.300 – 5.000 rpm.

The post Eurokars perkenalkan Porsche 911 generasi ke-8 appeared first on Aksi.co.

]]>
https://www.aksi.co/2019/10/15/eurokars-perkenalkan-porsche-911-generasi-ke-8/feed/ 0 87923
Dengan Tangan Diborgol, Imam Nahrawi Diperiksa KPK https://www.aksi.co/2019/10/15/dengan-tangan-diborgol-imam-nahrawi-diperiksa-kpk/ https://www.aksi.co/2019/10/15/dengan-tangan-diborgol-imam-nahrawi-diperiksa-kpk/#respond Tue, 15 Oct 2019 05:25:15 +0000 https://www.aksi.co/?p=87921 Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi dalam kasus suap dana hibah KONI dan gratifikasi. “Imam Nahrowi diperiksa sebagai saksi untuk tersangka MIU (Miftahul Ulum-asisten pribadi Menpora),” ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Selasa (15/10/2019). Imam sendiri sudah tiba di markas antirasuah sejak pukul 10.00 […]

The post Dengan Tangan Diborgol, Imam Nahrawi Diperiksa KPK appeared first on Aksi.co.

]]>
KPK Periksa Imam NahrawiPenyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi dalam kasus suap dana hibah KONI dan gratifikasi.

“Imam Nahrowi diperiksa sebagai saksi untuk tersangka MIU (Miftahul Ulum-asisten pribadi Menpora),” ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Selasa (15/10/2019).

Imam sendiri sudah tiba di markas antirasuah sejak pukul 10.00 WIB. Sambil diborgol dan memegang map merah, Imam yang mengenakan rompi tahanan berwarna oranye menyatakan dalam kondisi sehat.

“Alhamdulillah sehat,” kata Imam Nahrawi seraya masuk ke lobi gedung KPK.

Dalam kasus ini KPK menetapkan mantan Menpora Imam Nahrawi dan asisten pribadinya Miftahul Ulum sebagai tersangka suap dana hibah KONI. Selain suap, keduanya juga dijerat gratifikasi.

Imam Nahrawi melalui Ulum diduga telah menerima uang total Rp 26,5 miliar.

Uang tersebut merupakan commitment fee atas pengurusan proposal hibah yang diajukan oleh pihak KONI kepada Kemenpora, kemudian jabatan Imam sebagai Ketua Dewan Pengarah Satlak Prima dan penerimaan lain yang berhubungan dengan jabatan Imam selaku Menpora.

Untuk Kepentingan Pribadi

KPK menduga uang tersebut diduga digunakan untuk kepentingan pribadi Menpora dan pihak Iain yang terkait.

Sebelumnya, KPK sudah lebih dahulu menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus ini. Kelima orang tersebut terjarinh operasi tangkap tangan tim penindakan pada 18 Desember 2018.

Mereka adalah Deputi IV Kemenpora Mulyana (MUL), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada Kemenpora Adhi Purnomo (AP), Staf Kemenpora Eko Triyanto (ET), Sekjen KONI Ending Fuad Hamidy (EFH), dan Bendahara Umum KONI Jhony E. Awuy (JEA).

The post Dengan Tangan Diborgol, Imam Nahrawi Diperiksa KPK appeared first on Aksi.co.

]]>
https://www.aksi.co/2019/10/15/dengan-tangan-diborgol-imam-nahrawi-diperiksa-kpk/feed/ 0 87921
Pelaku Tabrak Lari Kakek di Bandung Barat Ditangkap https://www.aksi.co/2019/10/15/pelaku-tabrak-lari-kakek-di-bandung-barat-ditangkap/ https://www.aksi.co/2019/10/15/pelaku-tabrak-lari-kakek-di-bandung-barat-ditangkap/#respond Tue, 15 Oct 2019 05:11:42 +0000 https://www.aksi.co/?p=87919 Polres Cimahi menangkap pelaku tabrak lari yang menewaskan seorang lansia, Enang Umar (78), di Jalan Raya Cipatik, Desa Cipatik, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat (KBB), pada Senin (14/10/2019). Kanit Lakalantas Polres Cimahi Ipda Erin Heriduansyah mengatakan pelaku diamankan saat berkunjung ke rumah korban. Pelaku adalah R (38), yang rumahnya hanya sekitar 100 meter dari TKP. […]

The post Pelaku Tabrak Lari Kakek di Bandung Barat Ditangkap appeared first on Aksi.co.

]]>
Pelaku Tabrak Lari Kakek di Bandung Barat DitangkapPolres Cimahi menangkap pelaku tabrak lari yang menewaskan seorang lansia, Enang Umar (78), di Jalan Raya Cipatik, Desa Cipatik, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat (KBB), pada Senin (14/10/2019).

Kanit Lakalantas Polres Cimahi Ipda Erin Heriduansyah mengatakan pelaku diamankan saat berkunjung ke rumah korban. Pelaku adalah R (38), yang rumahnya hanya sekitar 100 meter dari TKP.

“Kemarin kami olah TKP ulang, kemudian kami mendengar dari keluarga korban ada seseorang (terduga pelaku) yang datang ke rumah korban,” kata Erin saat dihubungi detikcom, Selasa (15/10/2019).

“Kami tunggu sekitar satu jam, alhamdulillah datang. Kemudian kami jemput dan bawa ke kantor (untuk dilakukan pemeriksaan),” Erin melanjutkan.

Erin mengatakan, pascatabrakan, R sempat syok melihat tubuh Enang yang terkapar. “Syok melihat korban tidak bangun, dia bingung mau menelepon ke mana. Panik, akhirnya dia masuk ke rumah dan diam di dalam mobil hingga pagi, kemudian melapor ke istrinya,” katanya.

Dari hasil pemeriksaan awal, R hendak pulang ke rumah Rabu dini hari. Soal penyebab kecelakaan, saat ini pihak kepolisian masih melakukan pendalaman. “Tetapi, saat diuji urine, hasilnya negatif dari minol maupun narkotika,” katanya.

Pelaku diancam Pasal 310 ayat 4 juncto 14 karena lari dari tanggung jawab.

Sebelumnya, cerita tewasnya Enang sempat menggegerkan warganet. Pasalnya, beredar tayangan di media sosial yang menyebutkan jenazah dibuang di Cipatik setelah ditabrak di tempat lain.

“Kami luruskan bahwa sekarang kasus ini sudah terungkap oleh Polres Cimahi. Tidak benar bahwa korban dibuang di Cipatik, sekarang pelaku sudah diamankan di Unit Laka Polres Cimahi,” kata Erin.

The post Pelaku Tabrak Lari Kakek di Bandung Barat Ditangkap appeared first on Aksi.co.

]]>
https://www.aksi.co/2019/10/15/pelaku-tabrak-lari-kakek-di-bandung-barat-ditangkap/feed/ 0 87919
LPSK Harus Proaktif Dampingi Saksi Mahasiswa Tertembak Kendari https://www.aksi.co/2019/10/14/lpsk-harus-proaktif-dampingi-saksi-mahasiswa-tertembak-kendari/ https://www.aksi.co/2019/10/14/lpsk-harus-proaktif-dampingi-saksi-mahasiswa-tertembak-kendari/#respond Mon, 14 Oct 2019 16:48:31 +0000 https://www.aksi.co/?p=87917 Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) didesak proaktif mendampingi saksi kasus dua mahasiswa Universitas Halu Oleo tewas tertembak saat unjuk rasa di depan Gedung DPRD di Kendari. Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) saat melakukan investigasi menemukan tantangan saksi dan keluarga korban unjuk rasa belum semuanya siap dan mau terbuka atau menuntut […]

The post LPSK Harus Proaktif Dampingi Saksi Mahasiswa Tertembak Kendari appeared first on Aksi.co.

]]>
LPSK Harus Proaktif Dampingi Saksi Mahasiswa Tertembak KendariLembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) didesak proaktif mendampingi saksi kasus dua mahasiswa Universitas Halu Oleo tewas tertembak saat unjuk rasa di depan Gedung DPRD di Kendari.

Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) saat melakukan investigasi menemukan tantangan saksi dan keluarga korban unjuk rasa belum semuanya siap dan mau terbuka atau menuntut secara langsung terhadap peristiwa yang terjadi.

“Kami mendesak LPSK segera memberi pendampingan keseluruhan, baik pemeriksaan untuk saksi mau pun masyarakat yang memberikan informasi, pihak mana pun yang infonya dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Koordinator KontraS Yati Andriyani di Jakarta, Senin.

LPSK disebutnya tidak perlu menunggu muncul korban baru memberikan perlindungan dengan alasan terbatasi secara teknis dalam memberikan perlindungan kepada saksi dan korban.

Sejauh ini, LPSK dikatakannya baru memberikan perlindungan terhadap dokter yang melakukan autopsi jenazah La Randi. Selain LPSK, KontraS menyerukan Ombudsman RI, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) dan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) tidak tumpul dalam menyikapi kasus tewasnya La Randi dan Muh Yusuf Kardawi.

“Lembaga-lembaga ini harusnya proaktif dan segera membentuk tim bersama yang bisa mendorong akuntabilitas dalam pengungkapan kasus ini. Perlindungan saksi terpenuhi, juga hak korban atas keadilan penyelesaian kasus ini,” ujar Yati Andriyani.

Desakan itu lantaran Komnas HAM, menurut dia, belum melakukan mandatnya melakukan pemantauan dan penyelidikan adanya dugaan pelanggaran HAM dalam peristiwa tewasnya dua mahasiswa Universitas Halu Oleo. Sementara Kompolnas belum melakukan fungsi pengawasan dan pemantauan terhadap kepolisian dalam menangani aksi yang berakhir jatuhnya korban jiwa.

The post LPSK Harus Proaktif Dampingi Saksi Mahasiswa Tertembak Kendari appeared first on Aksi.co.

]]>
https://www.aksi.co/2019/10/14/lpsk-harus-proaktif-dampingi-saksi-mahasiswa-tertembak-kendari/feed/ 0 87917
Yusuf Kardawi Diduga Ditembak Baru Dipukuli https://www.aksi.co/2019/10/14/yusuf-kardawi-diduga-ditembak-baru-dipukuli/ https://www.aksi.co/2019/10/14/yusuf-kardawi-diduga-ditembak-baru-dipukuli/#respond Mon, 14 Oct 2019 16:39:35 +0000 https://www.aksi.co/?p=87914 Mahasiswa Universitas Halu Oleo Muh Yusuf Kardawi yang tewas saat berunjuk rasa diduga terkena tembakan baru dipukuli oleh oknum personel polisi, berdasarkan laporan investigasi Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS). “Kalau kita lihat polisi banyak fokus pada peristiwa (penembakan) La Randi, tetapi kami menduga Yusuf juga. Namun, kami belum tahu apakah itu […]

The post Yusuf Kardawi Diduga Ditembak Baru Dipukuli appeared first on Aksi.co.

]]>
Yusuf Kardawi Diduga Ditembak Baru DipukuliMahasiswa Universitas Halu Oleo Muh Yusuf Kardawi yang tewas saat berunjuk rasa diduga terkena tembakan baru dipukuli oleh oknum personel polisi, berdasarkan laporan investigasi Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS).

“Kalau kita lihat polisi banyak fokus pada peristiwa (penembakan) La Randi, tetapi kami menduga Yusuf juga. Namun, kami belum tahu apakah itu tembakan langsung atau serpihan proyektil,” ujar Kepala Divisi Pembelaan Hak Asasi Manusia KontraS Arif Nur Fikri di Jakarta, Senin.

Kontras mendalami peristiwa yang terjadi pada 26 September 2019 di Kendari itu dengan mewawancarai beberapa saksi di lapangan yang melihat penembakan, lembaga perwakilan negara serta tim kuasa hukum dua mahasiswa yang menjadi korban.

Arif menuturkan dari investigasi itu, diduga penembakan pertama terjadi kepada Yusuf Kardawi di pintu samping Dinas Ketenagakerjaan, baru disusul penembakan kepada La Randi yang berjarak ratusan meter dari Yusuf Kardawi.

Salah satu saksi yang diwawancarai KontraS mengaku melihat Yusuf Kardawi terjatuh, tetapi ketika hendak menolong merasa terancam dengan senjata api yang diarahkan kepadanya oleh diduga aparat kepolisian berpakaian preman.

“Saat dia lari dia lihat Randi jatuh tertembak. Ini dikonfirmasi oleh saksi lain. Ada polisi keluar lewat kantor Dinas Ketenagakerjaan menghampiri Yusuf dan melakukan pemukulan,” ujar Arif.

Selanjutnya setelah situasi mereda, rekan-rekan Yusuf Kardawi membawanya ke rumah sakit dengan kondisi luka di kepala.

Di sekitar lokasi tersungkurnya Yusuf Kardawi dan La Randi, beberapa saksi menemukan sejumlah selongsong peluru yang kemudian diserahkan kepada Ombudsman RI perwakilan Sulawesi Tenggara. Barang bukti itu kemudian diserahkan oleh Ombudsman kepada Polda Sulawesi Tenggara.

Sementara itu, tim investigasi gabungan Mabes Polri dan Polda Sulawesi Tenggara memeriksa 21 saksi untuk mengungkap kematian Yusuf Kardawi dan La Randi. Saksi itu terdiri atas 16 orang dari unsur kepolisian, dua mahasiswa dan tiga warga.

“Penyidik terus bekerja untuk mengungkap pelaku penembakan terhadap mahasiswa Randi dan penganiaya Muh Yusuf Kardawi. Sudah 16 anggota polisi yang bersaksi dan kemungkinan masih akan bertambah saksi yang dimintai keterangan,” kata Kabid Humas Polda Sultra AKBP Harry Goldenhart.

The post Yusuf Kardawi Diduga Ditembak Baru Dipukuli appeared first on Aksi.co.

]]>
https://www.aksi.co/2019/10/14/yusuf-kardawi-diduga-ditembak-baru-dipukuli/feed/ 0 87914
Penembak Mahasiswa Harus Diproses Hukum https://www.aksi.co/2019/10/14/penembak-mahasiswa-harus-diproses-hukum/ https://www.aksi.co/2019/10/14/penembak-mahasiswa-harus-diproses-hukum/#respond Mon, 14 Oct 2019 16:08:45 +0000 https://www.aksi.co/?p=87912 Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) menyerukan oknum polisi yang menembak dua mahasiswa Universitas Halu Oleo hingga tewas harus diproses hukum, tidak hanya etik dan prosedur. Hingga lebih dari dua pekan setelah penembakan terhadap La Randi (20) dan Muh Yusuf Kardawi (19) terjadi, belum terdapat penetapan tersangka pelaku penembakan. “Kami menyatakan akuntabilitas […]

The post Penembak Mahasiswa Harus Diproses Hukum appeared first on Aksi.co.

]]>
Penembak Mahasiswa Harus Diproses HukumKomisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) menyerukan oknum polisi yang menembak dua mahasiswa Universitas Halu Oleo hingga tewas harus diproses hukum, tidak hanya etik dan prosedur.

Hingga lebih dari dua pekan setelah penembakan terhadap La Randi (20) dan Muh Yusuf Kardawi (19) terjadi, belum terdapat penetapan tersangka pelaku penembakan.

“Kami menyatakan akuntabilitas Polri dalam penanganan kasus ini tidak hanya mengedepankan pengungkapan pelanggaran etik dan prosedur, Kapolri harus memprioritaskan akuntabilitas kasus ini melalui ranah pertanggungjawaban pidana,” ujar Koordinator KontraS Yati Andriyani di Jakarta, Senin.

Bukti-bukti jatuhnya korban jiwa dalam penggunaan senjata api dinilainya cukup untuk segera dilakukan penetapan tersangka penembakan mahasiswa, meski selongsong peluru yang ditemukan saksi tidak diketahui kelanjutan prosesnya.

Tindakan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mencopot Kapolda Sulawesi Tenggara disebutnya tidak cukup karena pelaku penembakan masih belum terungkap.

Dari investigasi yang dilakukan, KontraS menyimpulkan terjadi dugaan tindakan di luar prosedur dalam pengamanan unjuk rasa oleh aparat kepolisian dengan menggunakan kekuatan tidak proporsional dan terukur. Yati mengatakan berdasarkan keterangan saksi peristiwa, diduga penembakan dengan senjata api sejak awal digunakan untuk tujuan pembubaran massa mahasiswa Universitas Halu Oleo.

“Dalam pengamanan unjuk rasa, kepolisian punya prosedur operasional standar dalam tahapan tertentu, tapi dalam hal ini kami menduga penggunaan senjata api sejak awal,” tutur dia.

The post Penembak Mahasiswa Harus Diproses Hukum appeared first on Aksi.co.

]]>
https://www.aksi.co/2019/10/14/penembak-mahasiswa-harus-diproses-hukum/feed/ 0 87912
Jawaban Lengkap Astronaut Malaysia Buat Penganut Bumi Datar https://www.aksi.co/2019/10/14/jawaban-lengkap-astronaut-malaysia-buat-penganut-bumi-datar/ https://www.aksi.co/2019/10/14/jawaban-lengkap-astronaut-malaysia-buat-penganut-bumi-datar/#respond Mon, 14 Oct 2019 15:59:20 +0000 https://www.aksi.co/?p=87910 Astronaut asal Malaysia, Dr Sheikh Muszaphar Shukor, menjawab lengkap pertanyaan para penganut Bumi datar yang masih belum percaya bahwa planet ini berbentuk bulat. Berikut pernyataannya yang diposting di Instagram dan Facebook resminya. “Kepada seluruh Flat Earthers di luar sana. Saya mendapatkan ribuan DM di media sosial saya, menanyakan tentang bentuk Bumi dan beberapa bahkan punya […]

The post Jawaban Lengkap Astronaut Malaysia Buat Penganut Bumi Datar appeared first on Aksi.co.

]]>
Jawaban Lengkap Astronaut Malaysia Buat Penganut Bumi DatarAstronaut asal Malaysia, Dr Sheikh Muszaphar Shukor, menjawab lengkap pertanyaan para penganut Bumi datar yang masih belum percaya bahwa planet ini berbentuk bulat. Berikut pernyataannya yang diposting di Instagram dan Facebook resminya.

“Kepada seluruh Flat Earthers di luar sana.

Saya mendapatkan ribuan DM di media sosial saya, menanyakan tentang bentuk Bumi dan beberapa bahkan punya keberanian meminta saya untuk bersumpah dengan nama Allah.

Saya kira saya sudah menjelaskan dalam postingan saya sebelumnya yang menunjukkan foto yang saya ambil dari angkasa dan juga statemen saya.

Dan tidak peduli seberapa banyak saya menjelaskan pada mereka, saya tidak pernah dapat meyakinkan mereka. Mereka selalu memegang bukti berbasis non faktual.

Di hari Jumat berkah ini, saya ingin membuat penegasan pada grup tersebut seperti yang saya lihat dan ketahui.

Demi Allah saya bersumpah bahawa Bumi berbentuk bulat seperti mana dilihat oleh saya di Angkasa (dalam bahasa Melayu-red)

Saya harap itu menjelaskan. Salam Jumat, semuanya. Love as always

PS – Berat untuk meyakinkan atau berdebat dengan yang tidak berpendidikan dibandingkan para intelektual karena mereka tidak memahami basis pengetahuan,”

The post Jawaban Lengkap Astronaut Malaysia Buat Penganut Bumi Datar appeared first on Aksi.co.

]]>
https://www.aksi.co/2019/10/14/jawaban-lengkap-astronaut-malaysia-buat-penganut-bumi-datar/feed/ 0 87910
Kris Hatta Harapkan Hakim Kabulkan Penangguhan Penahanannya https://www.aksi.co/2019/10/14/kris-hatta-harapkan-hakim-kabulkan-penangguhan-penahanannya/ https://www.aksi.co/2019/10/14/kris-hatta-harapkan-hakim-kabulkan-penangguhan-penahanannya/#respond Mon, 14 Oct 2019 10:38:24 +0000 https://www.aksi.co/?p=87908 Aktor Kris Hatta berharap Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan mengabulkan permohonan penangguhan penahanan atas dirinya dengan alasan ingin kembali bekerja untuk menghidupi keluarganya. “Saya mohon ibu hakim tolong kabulkan penangguhan saya, saya ditahan ini negara tidak ada untungnya,” kata Kris saat ditemui di ruang sidang pertama PN Jakarta Selatan, Senin sore. Kris sebelum persidangannya […]

The post Kris Hatta Harapkan Hakim Kabulkan Penangguhan Penahanannya appeared first on Aksi.co.

]]>
Kris Hatta Harapkan Hakim Kabulkan Penangguhan PenahanannyaAktor Kris Hatta berharap Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan mengabulkan permohonan penangguhan penahanan atas dirinya dengan alasan ingin kembali bekerja untuk menghidupi keluarganya.

“Saya mohon ibu hakim tolong kabulkan penangguhan saya, saya ditahan ini negara tidak ada untungnya,” kata Kris saat ditemui di ruang sidang pertama PN Jakarta Selatan, Senin sore.

Kris sebelum persidangannya pembacaan eksepsinya mengatakan tidak ada untungnya menahan dirinya. Apalagi dia sudah membayar uang ganti rugi kepada pelapor sebesar Rp150 juta. Menurut dia. dengan pembayaran uang ganti rugi tersebut posisinya dan pelapor sudah sejajar sehingga tidak perlu ada penahanan. Ia juga mengatakan sudah enam bulan tidak bekerja, padahal ia merupakan tulang punggung bagi keluarganya, ibu, ayah dan adik-adiknya.

“Saya tidak mungkin melarikan diri, toh kasus memukul ini barang buktinya apa? Ini pembelaan yang saya lakukan terhadap seorang wanita yang dilecehkan diraba-raba,” kata Kris.

Ia mengatakan, dalam dakwaan JPU yang disampaikan pada persidangan awal ada yang hilang. Karena itu dalam eksepsi ini dia akan membuktikan dakwaan yang hilang tersebut. Kris juga mengatakan kasus yang dialaminya kali ini adalah setingan dari mantan istrinya yang tidak terima atas pembebasan dirinya pada kasus pertama.

“Ini setingan mantan istri saya tidak terima saya bebas, tidak ingin saya berkembang, kita liat karir siapa yang bagus, jangan dengan cara tidak cara fair begini,” kata Kris.

Kris mengaku punya bukti untuk hal ini, karena ini bukan kali pertama dia berurusan dengan hukum. Ini kali kedua dia berperkara dengan hukum, perkara pertama soal perdata dan kali ini tersangkut soal pidana yakni penganiayaan Pasal 351 KUHP.

“Semua yang saya lontarkan dari mulut saya fakta tidak bohong, kasus ini ada keterlibatan istri saya ada pembuktian,” kata Kris kepada awak media.

Kris mengatakan penahanan atas dirinya tidak akan menguntungkan negara. Justru negara dirugikan karena dia tidak produktif untuk menghidupi keluarganya. Menurut Kris, program televisi uang kaget yang dilakoninya justru membantu perekonomian masyarakat yang susah.

“Saya ditahan negara tidak ada untung, dengan program uang kaget, itu bantu ekonomi stabil, penangguhan ini bukan untuk main, bebas sibuk pacaran, saya untuk bekerja saja, karena enam bulan tidak penghasilan,” kata Kris.

Kris Hatta kembali berurusan dengan hukum kasus penganiayaan terhadap lelaki benama Antony Hilenaar. Penganiayaan tersebut terjadi di tempat hiburan malam bernama Dragonfly, Jakarta Selatan, 6 April 2019. Kejadian yang berlangsung sekitar pukul 03.30 WIB bermula dari cekcok antara Kris Hatta dan rekan Anthony.

Pada saat hendak melerai, Anthony malah kena bogem mentah dari Kris Hatta. Alhasil, hidung Anthony berdarah dan patah akibat bogem metah dari Kris Hatta. Korban langsung membuat laporan ke polisi atas insiden tersebut yang tertuang dalam laporan polisi nomor LP/2109/IV/2019/PMJ/Dit.Reskrimum tertanggal 6 April 2019.

The post Kris Hatta Harapkan Hakim Kabulkan Penangguhan Penahanannya appeared first on Aksi.co.

]]>
https://www.aksi.co/2019/10/14/kris-hatta-harapkan-hakim-kabulkan-penangguhan-penahanannya/feed/ 0 87908
Dugaan Bunuh Diri Sulli Mantan F(X) Masih Diselidiki https://www.aksi.co/2019/10/14/dugaan-bunuh-diri-sulli-eks-fx-masih-diselidiki/ https://www.aksi.co/2019/10/14/dugaan-bunuh-diri-sulli-eks-fx-masih-diselidiki/#respond Mon, 14 Oct 2019 10:29:23 +0000 https://www.aksi.co/?p=87906 Penyanyi-aktris Korea Selatan Sulli ditemukan meninggal di kediamannya di Seongnam, Seoul selatan, Senin, kata polisi seperti dilansir Yonhap. Mantan anggota f(x) berusia 25 tahun yang bernama lengkap Choi Jin-ri ditemukan tak bernyawa oleh agennya pukul 15.21 waktu setempat di rumah berlantai dua, Seongnam, provinsi Gyeonggi. Polisi masih menyelidiki penyebab kematiannya dengan asumsi bahwa ia bunuh […]

The post Dugaan Bunuh Diri Sulli Mantan F(X) Masih Diselidiki appeared first on Aksi.co.

]]>
Dugaan Bunuh Diri Sulli Mantan F(X) Masih DiselidikiPenyanyi-aktris Korea Selatan Sulli ditemukan meninggal di kediamannya di Seongnam, Seoul selatan, Senin, kata polisi seperti dilansir Yonhap.

Mantan anggota f(x) berusia 25 tahun yang bernama lengkap Choi Jin-ri ditemukan tak bernyawa oleh agennya pukul 15.21 waktu setempat di rumah berlantai dua, Seongnam, provinsi Gyeonggi.

Polisi masih menyelidiki penyebab kematiannya dengan asumsi bahwa ia bunuh diri. Namun hingga saat ini belum ditemukan catatan bunuh diri.

“Choi sepertinya tinggal sendirian. Sepertinya dia bunuh diri tapi kami juga sedang mencari kemungkinan lain,” kata polisi seperti dikutip dari Yonhap.

Sulli debut sebagai aktris pada 2005. Empat tahun kemudian, dia memulai karir di dunia K-pop sebagai anggota grup f(x) yang diproduksi SM Entertainment.

Sulli hiatus pada 2014 setelah menjadi bahan gosip buruk dan mendapat komentar-komentar jahat dari warganet. Dia melanjutkan karirnya pada tahun berikutnya untuk fokus pada akting, namun memilih untuk meninggalkan grup f(x) yang bernaung di bawah agensi SM Entertainment.

Sulli baru-baru ini muncul di program telebisi JTBC di mana selebritas bicara tentang komentar berisi kebencian di media sosial. Bintang K-pop yang aktif di media sosial itu menghadapi kritik sekaligus dukung di dunia maya karena karakternya yang berani dan bebas.

The post Dugaan Bunuh Diri Sulli Mantan F(X) Masih Diselidiki appeared first on Aksi.co.

]]>
https://www.aksi.co/2019/10/14/dugaan-bunuh-diri-sulli-eks-fx-masih-diselidiki/feed/ 0 87906