Home Otomotif Supercar ‘Nyeleneh’, Bertenaga Hidrogen dan Emisinya Air

Supercar ‘Nyeleneh’, Bertenaga Hidrogen dan Emisinya Air

by Gun
Supercar ‘Nyeleneh’, Bertenaga Hidrogen dan Emisinya Air

Hyperion, perusahaan asal California, Amerika Serikat (AS), baru saja memperkenalkan supercar yang tidak biasa bernama XP-1. Mobil ini mampu dipacu 0 – 100 kpj dalam 2,2 detik menggunakan tenaga listrik dari olahan hidrogen.

[penci_related_posts title=”Baca Juga” number=”4″ style=”list” align=”none” displayby=”tag” orderby=”random”]

XP-1 adalah mobil listrik fuel cell yang tidak mendapatkan energi dari baterai melainkan hidrogen. Fuel cell ‘memasak’ hidrogen dan oksigen dari udara kemudian membuat aliran listrik untuk menggerakkan roda dan menghasilkan air sebagai emisinya.

XP-1 diklaim dapat dikemudikan hingga 1.000 miles (1.609 km) menggunakan satu tangki berisi hidrogen yang sudah dikompresi. Motor listrik pada mobil ini disebut mampu menyemburkan lebih dari 1.000 hp ke semua roda dengan sistem gerak all wheel drive.

CEO Hyperion Angelo Kafantaris menjelaskan XP-1 punya jarak tempuh lebih jauh dari mobil baterai listrik biasa karena hidrogen yang telah dikompresi punya lebih banyak tenaga per liter dibanding baterai.

Kafantaris juga mengatakan gas hidrogen yang lebih enteng dari paket baterai membuat mobil bisa dirancang menjadi sangat ringan. Keringanan ini mendukung rancangan mobil yang terorientasi performa.

Keuntungan lainnya yaitu mengisi tangki hidrogen tak butuh waktu lama, jauh lebih cepat ketimbang mengecas baterai. Cuma perlu tiga sampai lima menit buat mengisi tangki agar XP-1 bisa mencapai 1.609 km.

Meski begitu mobil hidrogen juga punya tantangan, yakni soal ketersediaan stasiun pengisian. Sebelum Hyperion, produsen otomotif seperti Toyota, Hyundai, dan General Motors sudah memproduksi mobil hidrogen namun tidak sepopuler mobil listrik.

Hyperion XP-1, supercar bertenaga hidrogen dari fuel cell.Hyperion XP-1, supercar bertenaga hidrogen dari fuel cell. (Hyperion)

CNN menjelaskan, versi produksi XP-1 akan dikirim ke konsumen pada akhir tahun depan. Kafantris tidak menjelaskan soal harga jual, namun disebut bakal bervariasi tergantung level performa.

Hyperion berharap bisa mempopulerkan ide hidrogen sebagai sumber energi kendaraan dan juga kebutuhan lainnya. Perusahaan saat ini sedang bekerja sama dengan NASA untuk mengkomersialisasikan berbagai teknologi hidrogen.

You may also like

Leave a Comment