Aksi
Hukum

Dewas KPK Akan Panggil Firli soal Laporan Gaya Hidup Mewah

Dewas KPK Akan Panggil Firli soal Laporan Gaya Hidup Mewah

Ketua Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Tumpak Hatorangan Panggabean merespons pelaporan atas Ketua KPK Firli Bahuri terkait dugaan gaya hidup mewah.

Tumpak mengatakan pihaknya akan memanggil Ketua KPK Firli Bahuri guna mengklarifikasi pelaporan tersebut.

“Karena yang diadukan adalah Ketua KPK, tentu pihak yang diadukan juga akan diklarifikasi oleh Dewas,” kata Tumpak dalam keterangan tertulis, Kamis (25/6).

Tumpak meyakini pihaknya akan melakukan pengawasan sebaik mungkin sebagaimana mandat Pasal 37B ayat (1) huruf d Undang-undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang KPK.

“Pengaduan itu sudah kami terima dan Dewas sudah tugaskan tim untuk melakukan identifikasi fakta-fakta lebih lanjut,” ujarnya singkat.

Sebelumnya, Koordinator Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman membuat dua laporan terkait dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh Firli.

Pertama soal ketidakpatuhan atas protokol kesehatan dan kedua soal gaya hidup mewah dengan menggunakan sebuah helikopter milik perusahaan swasta dengan kode PK-JTO untuk kepentingan pribadi melakukan ziarah.

Anggota Dewas Albertina Ho menambahkan bahwa pihaknya juga sudah menerima laporan mengenai ketidakpatuhan Firli atas protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19 saat melakukan ziarah makam.

“Sudah, juga dalam proses,” katanya singkat.

Dalam Peraturan Dewan Pengawas Nomor 1 Tahun 2020 tentang Kode Etik dan Pedoman Perilaku KPK, Poin 27 aspek Integritas mengatakan: Kode Etik dari Nilai Dasar Integritas tercermin dalam Pedoman Perilaku bagi Insan Komisi sebagai berikut, (27), tidak menunjukkan gaya hidup hedonisme sebagai bentuk empati kepada masyarakat terutama kepada sesama insan komisi.

“Hari ini MAKI telah menyampaikan melalui email kepada Dewan Pengawas KPK berisi aduan dugaan pelanggaran kode etik oleh Firli Ketua KPK atas penggunaan Helikopter mewah untuk perjalanan dari Palembang ke Baturaja pada hari Sabtu, tanggal 20 Juni 2020,” kata Boyamin kepada CNNIndonesia.com, Rabu (24/6).

Hingga berita ini ditulis, Ketua KPK Firli Bahuri belum memberikan respons terkait pelaporan dari MAKI tersebut.

Related posts

Bahar Smith Dipindahkan Lagi ke Gunung Sindur

Aksi

KPK Soroti Data Realokasi BLT Dana Desa Covid-19 Kemendes

Aksi

KPK Buka Peluang Selidiki Dugaan Korupsi BUMN

Aksi
UA-151938467-1