Home Sport Drama Transfer Irfan Bachdim, PSS Sleman Tunggu Kepastian Dalam Dua Hari

Drama Transfer Irfan Bachdim, PSS Sleman Tunggu Kepastian Dalam Dua Hari

by Gun
Drama Transfer Irfan Bachdim, PSS Sleman Tunggu Kepastian Dalam Dua Hari

Drama transfer Irfan Bachdim ke PSS Sleman masih berlanjut. Hingga saat ini, eks penyerang timnas berusia 31 tahun itu masih terikat kontrak dengan Bali United.

Plt Manajer PSS Sleman, M Eksan, mengatakan pihaknya masih menunggu kedatangan Bachdim di Bumi Sembada. Kemungkinan dalam dua hari ke depan sudah ada kejelasan terkait transfer pemain yang sempat membela FC Utrecht di Liga Belanda itu.

“Irfan Bachdim, kami masih nunggu. Yang jelas mungkin satu-dua hari nanti kepastiannya. Siapa tahu dalam dua hari ada kepastian,” ujar Eksan saat ditemui seusai latihan PSS Sleman di lapangan YIS, Mlati, Sleman, Senin (10/2/2020).

Eksan ingin agar segera ada kepasatian. Sehingga Bachdim bisa segera ikut bergabung dalam latihan tim berjuluk Super Elang Jawa itu.

“Bisa bergabung latihan secepatnya. Tidak hanya rumor-rumor benar dan tidaknya. Kita masih nunggu kepastian dari Irfan (Bachdim),” jelasnya.

Sejauh ini, Eksan baru berkomunikasi dengan agen Bachdim. Oleh karenanya Eksan belum bisa menanggapi terlalu jauh terkait pernyaaan CEO Bali United, Yabes Tanuri, yang mengatakan belum ada tawaran resmi dari klub manapun.

“Ada tawaran secara resmi ke manajemen Bali United? Saya belum tahu karena saya komunikasi lewat agen. Cuma itu yang saya tahu, kalau secara (pembicaraan) manajeman Bali United yang jelas tahu itu investor dan CEO PT PSS,” tegasnya.

Keinginan manajemen merekrut Bachdim juga sejalan dengan keinginan tim pelatih. Eksan juga mengklaim jika Bachdim juga tertarik bergabung dengan PSS.

“Bachdim mengaku tertarik. Tim pelatih menginginkan. Tapi Bachdim masih terikat dengan Bali (United) dan mungkin masih melakukan pembicaraan dengan Bali United. Tapi yang tahu pasti CEO dan Investor,” katanya.

Sebelumnya, CEO PT PSS, Fatih Chabanto ketika dikonfirmasi terkait transfer Bachdim memilih untuk irit berkomentar.

“Lihat saja nanti, sabar,” kata Fatih.

You may also like

Leave a Comment