Aksi
Nasional

Helmy Yahya Dicopot, Empat Ribu Karyawan Layangkan Mosi Tak Percaya ke Dewas LPP TVRI

Helmy Yahya Dicopot, Empat Ribu Karyawan Layangkan Mosi Tak Percaya ke Dewas LPP TVRI

Setidaknya ada empat ribu karyawan TVRI dari sejumlah wilayah cakupan stasiun televisi milik negara tersebut melayangkan mosi tidak percaya kepada Dewan Pengawas LPP TVRI.

Mosi tidak percaya dari karyawan itu menyusul keputusan Dewas LPP TVRI yang telah memecat Helmy Yahya sebagai Direktur Utama LPP TVRI.

Pernyataan tersebut terlontar dari perwakilan karyawan TVRI Agil Samal saat jumpa pers bersama Helmy Yahya di Restoran Pulau Dua, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (17/1).

Menurut Agil, Dewas LPP TVRI telah berniat mengerdilkan kembali TVRI setelah mendapatkan kejayaan di tangan Helmy Yahya.

“Oleh karena itu, kami karyawan dan karyawati TVRI menyampaikan pernyataan ini, bahwa kami menyampaikan mosi tidak percaya kepada Dewan Pengawas LPP TVRI,” ucap Agil.

Mengenai adanya surat pemberhentian Helmy Yahya, yang dikeluarkan oleh Dewas LPP TVRI tanggal 16 Januari 2020 tersebut, karyawan TVRI menilai Dewan pengawas LPP TVRI telah bertindak semena-mena dan subjektif.

“Dewan pengawas LPP TVRI tidak pernah melihat pencapaian direksi TVRI yang mampu mengangkat harkat dan martabat TVRI sebagai sebuah stasiun televisi yang layak ditonton,” jelasnya.

Agil meminta agar seluruh pihak baik pemerintahan maupun anggota dewan dapat memberikan pertolongan kepada TVRI untuk dapat menyelesaikan masalah ini.

“Bapak Presiden RI, Menkominfo, Komisi I DPR untuk memberikan pertolongan terhadap TVRI pada saat ini. Karena pada saat ini, kami telah dizalimi, kami tengah maju untuk memperbaiki layar TVRI tapi kami dipangkas di tengah,” tandasnya.

Related posts

Pimpinan KPK Tolak Keberatan Kompol Rosa yang Dikembalikan ke Polri

Aksi

Warga Duga Limbah Radioaktif Sudah Lama Kotori Batan Indah

Aksi

KKP Beberkan Beragam Modus Pencurian Ikan oleh Nelayan Asing

Aksi

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

UA-151938467-1