Home Peristiwa FPI Akan Aksi Bela Muslim Uighur di Kedubes China Jumat Depan

FPI Akan Aksi Bela Muslim Uighur di Kedubes China Jumat Depan

by Gun

Konsep OtomatisFront Pembela Islam (FPI) beserta sejumlah ormas Islam di Indonesia akan menggelar aksi untuk membela muslim Uighur yang mengalami kekerasan di China. Aksi akan digelar di Kedutaan Besar (Kedubes) China.[penci_related_posts title=”You Might Be Interested In” number=”4″ style=”list” align=”none” displayby=”cat” orderby=”random”]

“Kami dari berbagai ormas Islam mengecam dan mengutuk keras tindakan zalim rezim komunis China terhadap saudara muslim Uighur kita. Dan akan melakukan aksi nasional di depan kedubes China atau Tiongkok pada hari Jumat 27 Desember 2019, pukul 13.00 WIB bakda salat Jumat,” kata Ketum DPP FPI Ahmad Sobri Lubis dalam konferensi pers di Jalan Mesjid 1, Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (20/12/2019).

Sobri mengatakan perampasan HAM umat muslim Uighur di China sudah keterlaluan. Menurutnya, hak umat muslim Uighur dirampas yaitu terkait dengan hak beribadah, ekonomi hingga politik.

“Perampasan hak-hak asasi manusia umat Islam di Uighur di wilayah otonomi khusus Xinjiang sudah sangat keterlaluan. Lewat Undang-Undang De-Ekstremifikasi serta dalih melawan radikalisme, hak asasi manusia saudara muslim Uighur kita dicabik dan dirampas hak beribadahnya, hak ekonominya, hak sosialnya, hak politik sampai hak budaya ” kata Sobri.

Menurut Sobri, pihaknya mendapatkan informasi terkait tindakan yang diterima oleh muslim Uighur. Di antaranya dilarang memiliki dan membaca Al-Qur’an dan penahanan secara paksa.

“Ketika lelaki saudara Uighur kita mendekam dalam kamp tersebut, di saat yang sama mereka dipaksa menerima orang asing non-muhrim untuk tinggal satu atap dengan keluarga atau istri mereka yang ditinggalkan. Bila menolak, mereka akan dituding sebagai ekstremis radikal dan dijebloskan dalam kamp re-edukasi,” sambungnya.

Sementara itu, Ketum PA 212 Slamet Ma’arif mengatakan saat ini tercatat 48 ormas yang akan mengikuti aksi. Dia mengatakan demo ini merupakan aksi kemanusiaan.

“(Ada) 48 yang akan ikut masuk aksi kemanusiaan. Insyaallah dalam waktu dekat akan terus bertambah, dan insyaallah kami semua menargetkan depan Kedubes penuh umat yang bela saudaranya di sana,” tuturnya.

You may also like

Leave a Comment