Aksi
Edukasi

Mencegah Lebih Baik daripada Menanggulangi Pencemaran Air

Mencegah Lebih Baik daripada Menanggulangi Pencemaran Air
Pencemaran Limbah Pabrik/Net

Hidrosfer adalah lapisan air yang ada di permukaan bumi. Di dalam hidrosfer, terjadisiklus hiodrosfer. Siklus hiodrosfer disebut juga siklus hidrologi. Siklus hidrologi adalah suatu proses peredaran atau daur ulang air secara berurutan dan terus-menerus. Siklus hidrologi dibedakan menjadi tiga, yaitu siklus pendek: siklus kecil, siklus sedang dan siklus panjang: siklus besar.

Air dapat dibedakan menjadi dua, yaitu air tanah dan air permukaan. Air tanah bisa digolongkan lagi menjadi air tanah preatis dan air tanah artesis. Air permukaandapat dibedakan menjadi dua jenis, yakni perairan daratan dan perairan laut.

Pencemaran air adalah suatu perubahan keadaan di suatu tempat penampungan air seperti danau, sungai, lautan dan air tanah dari keadaan normal menjadi abnormal akibat aktifitas manusia. Danau, sungai, lautan dan air tanah adalah bagian penting dalam siklus kehidupan manusia dan merupakan salah satu bagian dari siklus hidrologi. Selain mengalirkan air juga mengalirkan sedimen dan polutan.

Berbagai macam fungsinya sangat membantu kehidupan manusia. Pemanfaatan terbesar danau, sungai, lautan dan air tanah adalah untuk irigasi pertanian, bahan baku air minum, sebagai saluran pembuangan air hujan dan air limbah, bahkan sebenarnya berpotensi sebagai objek wisata.

Pencemaran air merupakan masalah global utama yang membutuhkan evaluasi dan revisi kebijakan sumber daya air pada semua tingkat dari tingkat internasional hingga sumber air pribadi dan sumur. Air biasanya disebut tercemar ketika terganggu oleh kontaminan antropogenik dank etika tidak bisa mendukung kehidupan manusia, seperti air minum, dan/atau mengalami pergeseran ditandai dalam kemampuannya untuk mendukung komunitas penyusun biotik,seperti ikan. Cenomena alam seperti gunung berapi, algae blooms, badai, dan gempa bumi juga menyebabkan perubahan besar dalam kualitas air dan status ekologi air.

Mencegah pencemaran air lebih baik daripada menanggulangi pencemaran air. Untuk mencegah pencemaran air supaya kita bisa hidup sehat diperlukan kesadaran akan pentingnya lingkungan bagi kita.

Untuk itu dalam mencegah agar tidak terjadi pencemaran air, aktifitas kita dalam memenuhi kebutuhan hidup hendaknya tidak menambah terjadinya bahan pencemar antara lain tidak membuang sampah rumah tangga, sampah rumah sakit, sampah limbah industri secara sembarangan, tidak membuang ke dalam air sungai, danau ataupun ke dalam selokan. Karena kesadaran akan lingkungan merupakan factor utama dan terpenting dalam memelihara lingkungan terutama air.

Untuk daerah pertanian misalnya tidak menggunakan pupuk dan pestisida secara berlebihan, karena sisa pupuk dan pestisida akan mencemari air di lingkungan tanah pertanian. Tidak menggunakan deterjen fosfat, karena senyawa fosfat merupakan makanan bagi tanaman air seperti enceng gondok yang dapat menyebabkan terjadinya pencemaran air.6adi penggunaan pestisida hendaknya digunakan secara wajar dan sesuai aturan.

 

Penulis Pri Yanto Universitas Pamulang Graduate Student

Related posts

Batu Bata Diduga Sudah Digunakan Warga Sebelum Era Majapahit

Aksi

Polusi Udara Pengaruhi Kesehatan Tulang, Ini kata Peneliti

Aksi

Museum Nabi Muhammad Akan Hadir di Indonesia

Aksi

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

UA-151938467-1