Aksi
Otomotif

Setelah Skuter, Polri Akan Tinjau Regulasi Motor Listrik Sewa

Setelah Skuter, Polri Akan Tinjau Regulasi Motor Listrik SewaSetelah larangan penggunaan skuter listrik beroperasi di jalanan umum, kini giliran regulasi motor listrik sewa yang bakal ditinjau jajaran Polda Metro Jaya.

“Kami lihat nanti, ya (untuk pengaturan). Tapi itu (motor listrik) kecepatannya ada yang sudah sampai 100 kilometer per jam,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Kamis (28/11).

Tak seperti skuter elektrik, motor listrik sewa membutuhkan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). Oleh sebab itu, dibutuhkan regulasi khusus mengenai kendaraan tersebut.

Namun, Yusri masih enggan memberi kepastian waktu pembahasan soal aturan tersebut.

“Itu akan diatur nanti,” ujarnya.

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya bersama dengan Dinas Perhubungan DKI Jakarta telah menyepakati beberapa regulasi terkait skuter elektrik. Aturan itu mulai berlaku sejak Senin (25/11).

“Dalam regulasi, otoped atau skuter listrik tergolong dalam personal mobility device (alat mobilitas personal),” pungkas Yusri.

Related posts

Sunroof Bermasalah, Daimler Tarik 744 Ribu Mobil Mercedes-Benz di AS

Aksi

Skuter Listrik Honda Benly Siap Diproduksi, April 2020 Dipasarkan

Aksi

Sabuk Pengaman Timbulkan Percikan Api, Ford Tarik 500 Ribu Super Duty

Aksi

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

UA-151938467-1