Username

Password

Remember me

Register

Recover password

Pertumbuhan Investasi Properti Masyarakat Bandung di Australia Meningkat

Pertumbuhan Investasi Properti Masyarakat Bandung di Australia Meningkat - Aksi.co

Penulis Aksi | Wednesday 11 September 2019

Pertumbuhan Investasi Properti Masyarakat Bandung di Australia MeningkatHead of Sales Crown Group Indonesia Reiza Arief menegaskan, pertumbuhan investasi properti masyarakat Bandung meningkat signifikan selama dua tahun terakhir.

Hal ini ditegaskan Reiza Arief didampingi GM Strategic & Corporate Communications Crown Group Indonesia Bagus Sukmana saat MID Year​ Media Update Luncheon, Selasa, (10/9/2019), di The Luxton Hotel jalan Ir. H. Juanda Bandung.

“Crown Group Indonesia bahkan mencatat pertumbuhan investasi properti masyarakat Bandung dalam dua tahun terakhir menyentuh 100% sehingga menempatkan Bandung sebagai kota terbesar ketiga bagi pasar strategis penjualan properti di Australia,” kata Reiza Arief.

Lebih lanjut Reiza Arief mengatakan, berdasarkan hal tersebut maka Crown Group menempatkan Bandung sebagai kota terbesar ketiga bagi pasar strategis penjualan properti di Australia setelah Jakarta dan Surabaya.

“Tren pembelian properti Australia, khususnya di Sydney dan Melbourne, meningkat karena banyak masyarakat Bandung yang menyekolahkan anaknya di Australia,” ungkap Reiza Arief, “Faktor kedua yakni meningkatnya awareness masyarakat untuk berinvestasi properti di luar negeri,” kata Reiza Arief.

“ke depan kami yakin pertumbuhannya akan terus signfikan, tidak hanya peningkatan jumlah pelajar Bandung yang bersekolah di sana, namun adanya faktor kebijakan pemerintah,” ujar Reiza Arief, faktor kebijakan yang dimaksud yakni dana tax amnesty masyarakat yang sudah boleh untuk kembali diinvestasikan.

Untuk menyikapi geliat pasar di Bandung, Reiza Arief mengungkapkan, Crown Group akan melakukan acara rutin setiap bulannya dalam rangka memasarkan dan memperkenalkan produk properti Crown Group.

“Bagi masyarakat Bandung yang ingin berinvestasi di Australia, maka dana yang harus disiapkan mencapai 40% sampai dengan 60% dari pinjaman bank,” ungkap Reiza Arief, pasalnya regulasi di Australia hanya memperbolehkan maksimum pinjaman bank 60-70% dari harga properti di sana,” ujarnya.

“Adapun, harga properti di Australia berkisar antara Rp 6 miliar hingga Rp 60 miliar, namun masyarakat Bandung lebih memilih properti apartemen dengan satu hingga dua kamar tidur,” pungkas Reiza Arief.

GM Strategic & Corporate Communications Crown Group Indonesia Bagus Sukmana mengatakan, salah satu keunggulan berinvestasi properti di Australia yakni pembeli dapat mendapatkan hak seumur hidup terhadap properti yang dibelinya, “Namun untuk overseas buyer hanya diperbolehkan untuk membeli properti baru,” ungkapnya.

“Hal tersebut dimaksudkan agar pasar properti di Australia tidak jenuh, selain itu, 90% pembelian properti di Australia harus dilakukan melalui kredit perbankan,” ungkap Bagus Sukmana.

“Maka harga properti di Australia tetap stabil walaupun, tingkat kekosongan apartemen di Australia hanya 2%,” pungkas Bagus Sukmana.

Seperti diketahui, Cown Group saat ini memiliki proyek hunian vertikal di enam lokasi di kota Sydney, Brisbane dan Melbourne, serta Amerika Serikat dan Indonesia, empat proyek apartemen utama saat ini juga sedang dibangun di Sydney.

Facebook Comments

You can leave a response, or trackback from your own site.

© Copyright 2019 AKSI.CO