Username

Password

Remember me

Register

Recover password

Rita Tila YouTube untuk Kepesindenan

Rita Tila YouTube untuk Kepesindenan - Aksi.co

Penulis Aksi | Tuesday 13 August 2019

Rita Tila YouTube untuk KepesindenanRita Tila adalah sosok sinden modern. Tampilan modis, fashionable, dan berlatarbelakang akademis. Rita menyandang gelar Magister Karawitan dari ISBI Bandung, lulus tahun 2018.

Jauh di lubuk hatinya, Rita tetap menganggap dirinya adalah sinden. “Orang boleh menyebut saya diva Pop Sunda, bintang Pop Sunda, dan saya boleh rekaman Pop Sunda, Keroncong, dangdut, tapi Rita Tila tetap sinden,” begitu ucapan yang sering dilontarkan Rita, kelahiran Sukabumi 1984, yang memulai karir kepesindenan pada usia 5 tahun. Tidak mengherankan jika dedikasinya untuk dunia2 kepesindenan begitu tinggi.

Kehadiran YouTube mengilhami Rita untuk lebih berbuat sesuatu bagi dunia sinden dengan jangkauan yang luas. Lewat Rita Tila Official YouTube Channel, dengan tajuk Rita Tila Nyinden, Rita mengaplod lagu-lagu klasik Sunda dan menyebarkannya lewat Instagram, dengan narasi berbahasa Sunda. Buka saja link nya : https://www.instagram.com/p/B1C8_fZh1SV/?igshid=1y1s0qs2sv0j1.

“Intinya ingin memperkenalkan kembali lagu-lagu buhun atau klasik kepesindenan di wanda celempungan untuk para pecinta seni dan memberikan pengetahuan kepada generasi muda generasi. Banyak yang komentar bahwa konten di YouTube bisa menjadi bahan ajar dasar untuk calon pesinden,” papar Rita.

Rita baru mengaplod empat lagu, yaitu “Torotot Heong”, “Ekek Paeh”, “Tablo”, dan “Tawis Soca”. “Responnya, alhamdulillah, melebihi ekspektasi, ternyata banyak sekali yang mengapresiasi, bahkan banyak yang request lagu-lagu sinden, luar biasa…… Dan konten video lagu-lagu sinden ini dibikin live, vokal dan musiknya bukan lipsync dari CD atau VCD, bukan hasil rekaman studio. Respon dari luar negeri juga banyak. Seorang wartawan musik senior di Kota Bandung malah menyarankan agar setiap video diberi pengantar Bahasa Inggris,” papar Rita.

“Yang jelas, respon publik membuat saya lebih bersemangat, lebih termotivasi untuk menambah kontennya. Lewat YouTube saya mencoba mendokumentasikan, melestarikan dan menyebarluaskan lagu-lagu klasik kepesindenan,” ucap Rita menutup perbincangan.


 

Yosie Wijaya

Facebook Comments

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

© Copyright 2018 Aksi.co