LSPMI dan PAPPRI Jabar Gelar Sertifikasi Profesi Musik

oleh -29 views

LSPMI dan PAPPRI Jabar Gelar Sertifikasi Profesi MusikDiawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan “Indonesia Raya”, Selasa siang (18/12/18) di Studio DH Production, Jalan Cilengkrang I Kota Bandung, Direktur LSPMI Johnny W Maukar dan Ketua DPD PAPPRI Jabar, Dose Hudaya, secara resmi membuka pelaksanaan program Sertifikasi Profesi Musik.

“Ini untuk keduakalinya LSPMI dan DPD PAPPRI Jabar mengadakan sertifikasi profesi musik. Sertifikasi gelombang ke II ini disponsori dan didanai oleh PAPPRI Jabar. Bukan hanya untuk anggota PAPPRI. Penyanyi dan pemusik dari organisasi dan komunitas musik lainnya dipersilahkan ikut. Peserta tidak dipungut biaya, karena pembiayaan ditanggung sepenuhnya oleh PAPPRI Jabar. Makanya pelaksanaannya di DH Production, tidak di hotel. Menekan budget tanpa mengurangi kwalitas pengujian,” papar Ketua DPD PAPPRI Jabar, Dose Hudaya.

Dijelaskan oleh Dose, Sertifikasi yang berlangsung 18 dan 19 Desember 2018 ini diikuti 102 peserta dari Bandung, Bogor, Tasikmalaya, Cianjur, dan Sukabumi.

Dalam pantauan media, ada juga sosok-sosok kondang yang menjadi peserta, seperti Hexa (gitaris band Repvblik), Ranny Noor, Doel Sumbang, Ayu Azhari, dan musisi senior Kota Bandung Erlan Effendy.

Erlan, pentolan Wachdach Band dan Ketua BMC (Bandung Music Council), mengatakan, “Untuk kedepannya sertifikasi ini akan memberi benefit bagi kita, apalagi jika kita akan perform di luar negeri, jangan sampai batal perform karena tidak certified. Harapan saya, pemerintah membuat regulasi dimana pemusik yang sudah bersertifikat mendapat kesempatan yang lebih baik,”.

Sedangkan Ayu Azhari berpendapat, “Sertifikasi itu penting. Profesi-profesi lain, seperti pembatik, juga sudah tersertifikasi,”.

Jenjang sertifikasi ini, menurut Direktur LSPMI (Lembaga Sertifikasi Profesi Musik Indonesia), Johnny W Maukar, yaitu Pratama, Madya, dan Utama. “Sertifikat yang diterbitkan oleh LSPMI berlaku internasional. Urgensinya terasa sesudah MEA diberlakukan. Penyanyi dan pemusik Indonesia bisa bekerja di kawasan ASEAN jika sudah punya sertifikat kompetensi, begitu juga sebaliknya,” ujar Johnny.

Para asesor dan tim akhlinya pun sosok-sosok yang di kancah musik Indonesia sudah terkenal.

Asesor Vokal Amiroez, Dina Mariana, Mila Rosa, Olivia Tunjang. Asesor keyboard dan piano Yon Chasman (Dygta Band) didampingi Januar Ishak sebagai Tim Akhli. Asesor drum Cendi Luntungan didampingi Tim Akhli Jimmy Manoppo. Asesor gitar Arce Rampengan didampingi Tim Akhli Puguh Kribo. Asesor bass Fitria Barnas didampingi Tim Akhli Uce F Tekol.

 

Yosie Wijaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *