Username

Password

Remember me

Register

Recover password

Tahun 2015, Wisatawan Pantai Kuta Capai 3,9 Juta

Tahun 2015, Wisatawan Pantai Kuta Capai 3,9 Juta - Aksi.co

Penulis Aksi | Thursday 28 July 2016

Tahun 2015, Wisatawan Pantai Kuta Capai 3,9 JutaObyek wisata Pantai Kuta, di Badung, Bali, selalu ramai dikunjungi turis domestik maupun mancanegara. Jumlah kunjungan wisatawan ke area Pantai Kuta dan sekitar Kabupaten Badung juga meningkat.

Data statistik kunjungan wisatawan ke Kabupaten Badung dan termasuk Pantai Kuta yang disampaikan oleh Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta adalah sekitar 3,1 juta pada tahun 2013, sekitar 3,6 juta pada tahun 2014, dan 3,9 juta pada tahun 2015. Hal itu ia ungkapkan dalam acara Launching Lively Legian Beach Festival (LLBF) 2016 di Jakarta, Rabu (27/7/2016) malam.

“Sampai bulan Mei ada lebih dari 1,8 juta wisatawan. Meningkat 20,64 persen dari bulan Mei tahun sebelumnya,” kata Nyoman Giri Prasta.

Di balik tingginya kunjungan wisatawan ke Kuta, mengapa banyak turis yang masih ingin berkunjung ke Kuta?

Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Esthy Reko Astuty mengatakan, turis-turis yang datang ke wilayah Pantai Kuta dan sekitarnya datang dengan tujuan leisure atau tamasya. Sementara, untuk wisatawan minat khusus yang ingin berwisata masih sedikit.

“Produk wisata itu kan ada yang segmented dan ada yang mass tourism, nah kalau di Kuta itu adalah yang mass tourism. Kesannya masih dari size number itu masih leisure,” jelas Esthy.

Selain itu, hal-hal yang menyebabkan turis-turis masih ingin datang ke Kuta, menurut Esthy adalah faktor promosi pariwisata. Selain itu, lanjutnya, pilihan-pilihan produk wisata seperti alam, budaya, dan wisata buatan terbilang bervariasi.

Keindahan wisata pantai di sejumlah kawasan di Bali seperti Kuta, Seminyak, Jimbaran, Nusa Dua dan Tanjung Benoa masih menjadi daya tarik wisatawan baik domestik maupun mancanegara.

“Biasanya orang terutama dari luar negeri ya, merasa private karena masyarakatnya Bali sudah begitu sadar dengan wisata. Jadi orang yang melakukan perjalanan wisata, privasinya dijaga. Itu merupakan salah satu alasan. Selain daya tarik, fasilitas yang dimiliki baik amenitas maupun infrastruktur di sana,” ungkap Esthy.

Kuta Dianggap Rumah oleh Turis Asing

Sementara, I Nyoman Giri Prasta memiliki pandangan lain tentang alasan turis masih banyak yang datang ke Kuta. Ia mengatakan, wilayah Kuta adalah destinasi yang sangat diminati oleh turis domestik maupun mancanegara.

“Kalau berbicara masalah Kuta ini, wisatawan mancanegara khususnya, Kuta adalah (dianggap) rumahnya. Kalau ke Bali itu mesti mampir ke Kuta. Kuta ini adalah destinasi yang unggulan,” kata I Nyoman Giri Prasta kepada KompasTravel di Jakarta, Rabu (27/8/2016) malam.

Keaslian budaya Bali juga dianggap Bupati Badung itu sebagai alasan turis-turis masih berwisata ke Kuta. Anggapan rumah kedua, lanjutnya, juga selalu berlaku bagi turis yang sudah beberapa kali datang ke Kuta.

“Karena memang Kuta ini salah satu adalah wisata alam yang memiliki taksu yang kuat. Taksu itu adalah kewibawaan wilayah. Taksu inilah yang bisa menarik wisatawan. Panorama yang indah di samping itu keramahtamahan warga,” tutupnya.

Facebook Comments

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

© Copyright 2018 Aksi.co