Username

Password

Remember me

Register

Recover password

Sektor Pariwisata Serap Banyak Tenaga Kerja

Sektor Pariwisata Serap Banyak Tenaga Kerja - Aksi.co

Penulis Aksi | Tuesday 24 January 2017

Sektor Pariwisata Serap Banyak Tenaga Kerja

Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul, Tbk, Irwan Hidayat mengakui sektor pariwisata bisa menyerap lebih banyak tenaga kerja dibanding industri lain.

“Sekarang, contoh Pabrik Sido Muncul. Sudah 65 tahun ini dengan karyawan mencapai 3.000-an orang,” katanya saat mengunjungi stan Sido Muncul di Pasar Imlek Semawis Semarang 2017, Selasa malam.

Namun, kata dia, sektor pariwisata bisa menyerap lebih banyak tenaga kerja hingga puluhan ribu orang sehingga sangat tepat untuk dikembangkan di Indonesia yang punya banyak destinasi wisata.

Ia menyebutkan berbagai peluang kerja bisa dimanfaatkan dalam sektor pariwisata, mulai penjualan “merchandise” atau suvenir, oleh-oleh khas, hingga jasa penyewaan mobil untuk wisatawan.

“Multiplier effect dari sektor pariwisata luar biasa. Semua orang bisa jadi pengusaha, seperti berjualan merchandise, bisa nyewain mobil, dan lain sebagainya,” kata Irwan.

Generasi ketiga pemilik Sido Muncul itu mengatakan Indonesia sebenarnya memiliki banyak destinasi wisata, tetapi tingkat kunjungan wisatawannya masih kalah dibandingkan negara-negara lain.

“Singapura saja bisa (dikunjungi, red.) 18 juta wisatawan. Padahal, pulau kecil, mungkin tiga kali luas Semarang. Demikian juga Malaysia, turisnya saja bisa sampai 24 juta orang,” katanya.

Maka dari itu, ia mendukung target pemerintah untuk mendatangkan sampai 20 juta wisatawan pada 2019 yang disumbang oleh berbagai destinasi yang dimiliki, termasuk yang ada di Kota Semarang.

“Menurut saya, pemerintah memang harus membangun pariwisata. Apa saja, seperti, Kota Lama yang ada di Semarang, kemudian budaya-budaya juga, seperti pasar Imlek hari ini,” wantinya.

Apalagi, kata pria kelahiran Yogyakarta, 23 April 1947 itu, didukung dengan pembenahan akses jalan yang semakin memudahkan wisatawan untuk mengunjungi destinasi wisata yang diinginkannya.

“Saya yakin kalau jalan-jalan tol sudah jadi, seperti Jalan Tol Semarang-Solo, dari Surabaya juga. Wisatawan yang datang ke Semarang ini bisa lebih dari Yogyakarta,” pungkas Irwan.

Pasar Imlek Semawis Semarang merupakan agenda tahunan yang digelar Komunitas Pecinan Semarang untuk Pariwisata (Kopi Semawis) untuk menyambut Tahun Baru Imlek, seperti pada Imlek tahun ini.

Bertempat di kawasan Pecinan Semarang, Pasar Imlek menyambut Tahun Baru Imlek 2568 berisi beraneka macam, mulai kuliner khas hingga wayang potehi berlangsung 24-26 Januari 2017.

Facebook Comments

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply