Username

Password

Remember me

Register

Recover password

Disparbud Jabar Kembali Galakan Kelompok Darwis

Disparbud Jabar Kembali Galakan Kelompok Darwis - Aksi.co

Penulis Aksi | Friday 12 June 2015

sadar wisataDirasa Penting sebagai ujung tombak kegiatan pariwisata, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa barat Kembali menggalakan kelompok Sadar Wisata (Darwis).

Kegiatan yang menghadirkan kelompok Darwis dari seluruh Kabupaten/Kota di Jawa Barat, diselenggarakan di kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat Jalan Riau Bandung.

kegiatan tersebut dilakukan mengingat arus kunjungan wisata secara nasional terus ditingkatkan, maka peran Darwis sangat penting untuk menaikan kunjungan wisatawan mancanegara maupun lokal.

Alexander Rewaan sebagai pemberi paparan mengungkapkan, peran kelompok Darwis sebagai ujung tombak kepariwisataan merupakan kelompok masyarakat yang dengan sukarela ingin mengembangkan pariwisata.

“kelompok Darwis ini beragam masyarakat yang memiliki kepentingan dalam mengembangkan usaha-usaha kepariwisataan yang akan berdampak baik pada ekonomi masyrakat,” papar Alex akrab disapa.

Dikatakan lebih jauh oleh Alex, dalam hal ini pemerintah sebagai fasilitator pembuatan peraturan dan perundang-undangan, swasta sebagai pengembang atau pelaksana pembangunan kegiatan kepariwisataan dan sebagai masyarakat tuan rumah harus bersinergi dalam turut serta meningkatkan kunjungan wisatawan.

“Masayarakat memiliki kesempatan sebagai pelaku pengembangan kepariwisataan sesuai kemampuan yang dimilikinya. mereka inilah yang diberdayakan. Artinya, upaya penguatan dan peningkatan kapasistas, peran dan inisiatif masyarakat sebagai salah satu pemangku kepentingan sebagai subjek atau pelaku mau pun sebagai penerima manfaat dalam pengembangan kepariwisataan secara berkelanjutan.

sementara itu Kepala seksi Pembrdayaan Masyarakat Disparbud Jabar, Dra. Rutty Riyasanti mengatakan, dalam kegiatan ini kelompok Darwis meminta pendapat kepada masyarakat tentang suatu objek yang akan dikunjunginya.

“Melalui questioner ini diharapakan masyarakat mampu memberikan penilaian tentang kekurangan atau kelebihan objek wisata yang dikunjunginya. Jika ada kekurangan, pengelola objek wisata akan memperbaikinya, baik dari segi objek pengelolaan mau pun manajerial,” tandas Rutty.[gun]

Facebook Comments

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

© Copyright 2018 Aksi.co