Username

Password

Remember me

Register

Recover password

Intramuros Filipina Keren tapi Wajib Hati-hati

Intramuros Filipina Keren tapi Wajib Hati-hati - Aksi.co

Penulis Aksi | Monday 8 December 2014

intramuros-filipinaAksi, Manila: Filipina memiliki jutaan keindahan wisata yang bisa menjadi spot liburan Anda dan keluarga, salah satunya Intramuros.

Intramuros berupa distrik tertua dan warisan sejarah di Manila, Filipina. Tempat ini disebut Walled City (Kota Berdinding), kawasan kuno yang menjadi pusat pemerintahan ketika Filipina dibawah jajahan Spanyol.

Sementara daerah di luar dinding disebut Extramuros dari Manila, yang berarti “di luar tembok”. Kata “Intramuros” konon berasal dari bahasa Latin yang bermakna “di dalam dinding”. Tapi, menurut warga Manila Intramuros memiliki arti berbeda. Intramuros berarti “Entrance Moro” atau kawasan di mana pertama kali datangnya orang-orang asal Bangsamoro.

Selain bisa melihat keindahan sejarah Manila, Anda pun bisa menikmati area diluarnya. Jangan kaget, bila datang ke tempat ini sebab faktor higienis atau kebersihan sangat terjaga. Pemandangan sampah pun minim sekali terlihat.

Pantauan Kami melihat, di Intramuros tersedia pula kereta kuda. Bila ingin mencobanya, maka harus hati-hati sebab Anda akan digoda untuk tur keliling kawasan kuno dimana banyak bangunan bersejarah peninggalan Spanyol ini. Untuk bisa melihat sejarahnya, maka tur sejarah tidak gratis, melainkan harus membeli tiket di loket.

“Di Intramuros banyak spot yang keren, tapi banyak biaya yang harus dikeluarkan sehingga membuat kami urung meniatkan berlama-lama disini,” jelas Mike, turis Inggris kepada Okezone di Manila, baru-baru ini.

Menurutnya, berwisata di tempat ini lebih nyaman berjalan kaki, sebab Udara dingin serta banyak ruas jalan yang lengang yang dibatasi tembok berlumut dan dinding tua di Intramuros. Beberapa benteng di dalamnya masih menyimpan senjata perang kuno seperti mitraliur dan meriam.

Perlu diketahui, kehadiran Intramuros ini muncul sebelum kedatangan pertama orang Eropa di pulau Luzon, Filipina. Pulau itu bagian dari kerajaan Majapahit sekira abad ke-14 menurut naskah Nagarakretagama yang mengisahkan penaklukan Maharaja Hayam Wuruk.

Daerah itu diserbu Sultan Bolkiah pada 1485 dan menjadi bagian Kesultanan Brunei. Situs Intramuros kemudian dikenal sebagai Kerajaan Islam Maynila yang diperintah oleh para datuk, raja, dan sultan. (Baca juga: Parador Career Expo 2014)

Facebook Comments

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply