Username

Password

Remember me

Register

Recover password

Tempat Meditasi Terakhir Patih Gajah Mada

Tempat Meditasi Terakhir Patih Gajah Mada - Aksi.co

Penulis Aksi | Sunday 4 May 2014

MEMASUKI Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, setelah terkesan keindahan panorama Gunung Bromo, berikutnya Anda dapat menikmati pemandangan spektakuler lainnya yang memukau namun terpencil. Itulah Air Terjun Madakaripura yang memesona.

Sebuah air terjun yang cantik dan masih berada dalam kawasan Taman Nasional Bromo-Tengger-Semeru, dapat menjadi destinasi tambahan bagi pendaki Gunung Bromo. Lokasi Air Terjun Madakaripura tidak terlalu jauh dari Gunung Bromo, tepatnya di dekat Desa Sapih, Kabupaten Lombang. Jaraknya sekira 3 jam berkendara dari Ibu Kota Jawa Timur, yaitu Surabaya.

Air Terjun Madakaripura diyakini sebagai tempat meditasi terakhir Patih Gajah Mada dari Kerajaan Majapahit. Air terjun yang menjulang tinggi ini dijuluki Air Terjun Abadi karena tidak pernah berhenti mencurahkan tirai air halus serupa curahan hujan bagi orang-orang yang dapat melintas di bawahnya.

Lokasi air terjun spektakuler ini tersembunyi di ujung lembah yang dalam di kaki bukit Pegunungan Tengger. Untuk sampai ke air terjun ini, Anda perlu berjalan sekira 20 menit menyeberangi sungai dan jalan berbatu sebelum sampai di pintu masuk. Akan tetapi, suguhan pemandangan yang hijau indah di sepanjang jalan adalah hiburan tersendiri yang dapat mengobati rasa lelah.

Patung besar Patih Majapahit, Gajah Mada, dalam posisi duduk meditasi akan menyapa setiap pengunjung sebelum mereka melanjutkan perjalanan lebih jauh ke pusat air terjun. Kemegahan alam pegunungan adalah latar yang sempurna bagi air terjun yang menyimpan nilai historis Kerajaan Majapahit ini. Suara gemuruh air yang kian dekat kian keras berpadu dengan keindahan tirai air terjun di kejauhan adalah suguhan alam yang tidak hanya akan memuaskan mata tetapi juga menyegarkan tubuh dan jiwa.

Meskipun belum sampai tepat di air terjun, berhati-hatilah karena besar kemungkinan Anda akan basah oleh tirai air yang menghujani dari tebing-tebing yang Anda lalui. Untuk melindungi diri agar tidak basah, sebaiknya bawalah jas hujan atau payung. Terdapat jasa penyewaan payung dan penjualan kantong plastik untuk melindungi barang-barang berharga Anda, seperti kamera dan lainnya, di sepanjang jalan menuju air terjun.

Jalur yang Anda lalui akan berakhir di sebuah lembah berbentuk seperti tabung dimana air terjun berketinggian 200 meter tampak gagah menjulang. Air Terjun Madakaripura bahkan dijuluki sebagai air terjun tertinggi di Jawa dan air terjun tertinggi kedua di Indonesia, setelah Air Terjun Sigura-gura di dekat Danau Toba, Sumatera Utara. Ketinggian air terjun ini saja dengan sendirinya adalah sebuah kemegahan alam mengagumkan, dan harus disaksikan sendiri untuk merasakan sensasi megahnya secara utuh.

Terdapat sebuah gua di sekitar air terjun yang dipercaya sebagai lokasi terakhir Patih Gajah Mada bermeditasi. Menurut sumber tertulis kuno Jawa di abad 14, Negarakretagama, Madakaripura adalah sebidang tanah yang diberikan kepada Patih Gajah Mada oleh Raja Majapahit, Hayam Wuruk. Gajah Mada sendiri adalah patih yang paling terkenal dalam sejarah kerajaan besar di Nusantara, yaitu Majapahit (1293-1500 SM).

Gajah Mada disebut-sebut sebagai tokoh utama yang berhasil mempersatukan seluruh Nusantara (Nuswantara) di bawah kerajaan Majapahit. Cakupan wilayah kekuasaan Majapahit yang berjaya meliputi wilayah Singapura, Malaysia, Brunei, Thailand Selatan, Filipina dan Timor Timur; diperkuat dengan sumpah sang patih yang terkenal, yaitu Sumpah Palapa.

Konon, sumber kekuatan sang patih yang luar biasa berasal dari dalam gua di dekat Air Terjun Madakaripura, seperti dilansir dari laman Indonesia.Travel. Di sana Gajah Mada sering datang untuk bermeditasi. Patih Gajah Mada bahkan memilih gua tersebut sebagai tempat meditasi terakhirnya sebelum ia diyakini oleh orang Jawa kuno mencapai moksa—menghilang secara spiritual dan fisik dari muka Bumi. Berdasarkan kepercayaan ini, masih banyak orang yang datang ke air terjun ini untuk bermeditasi atau melakukan ritual, terutama pada malam 1 Suro, Tahun Baru Jawa.

Sebagai tempat yang signifikan secara historis, skaral, dan kondisi alam yang memukau, Madakaripura adalah salah satu destinasi yang layak dikunjungi saat Anda datang ke Jawa Timur. Dikelilingi oleh tembok luar biasa tinggi, debit Air Terjun Madakaripura yang jatuh ke sebuah ruang alami serupa tabung tersebut terkesan mistis namun memukau siapa saja yang melihatnya. Di dalam “ruang” berketinggian 200 meter, pesona sinar matahari yang menyorot lumut hijau basah di dinding berbatu disertai suara gemuruh air adalah sebuah keindahan tontonan yang tidak mungkin ditemukan di tempat lain.

Menyaksikan batu-batu besar, air terjun yang tak henti-hentinya jatuh, dan lumut hijau yang berkilau disepuh matahari, Anda perlu juga menatap ke langit sambil membenamkan diri dalam keindahan alam yang memukau. Air kolam berwarna kehijauan di kaki air terjun siap menyambut Anda untuk bermain-main di sana. Anda harus datang langsung dan merasakan sendiri pesona mistis berbalut sejarah di sebuah tempat yang dibentuk alam dengan indahnya.

Tentunya, mengabadikan keindahan alam yang spesial ini tak boleh dilewatkan. Memandangi foto hasil rekaman kamera akan dapat sedikit menghadirkan kembali sensasi kesan dan menggugah kenangan Anda saat merasakan keajaiban sebuah tempat, meski pengalaman tersebut sudah lewat bertahun-tahun lamanya.

Akomodasi
Mengingat Air Terjun Madakaripura berada di kawasan wisata Taman Nasional Bromo-Tengger-Semeru, maka terdapat banyak pilihan akomodasi sekitar Gunung Bromo yang dapat juga menjadi titik awal menuju air terjun ini.

Tips
Bawalah pakaian ganti dan atau jas hujan saat mengunjungi air terjun cantik dan tinggi yang dikepung dinding batu yang tak kalah tinggi ini. Anda dapat juga menyewa payung untuk melindungi diri dari tirai air yang jatuh dari tebing pada jalur lintas menuju pusat air terjun. Pastikan pula, Anda memakai alas kaki yang nyaman, sebab jalur yang Anda lalui adalah jalur berjalan kaki di medan yang licin.

Sudah terdapat banyak warung di sekitar air terjun tempat membeli makan dan minuman. Jadi, bawalah bekal secukupnya.

Transportasi
Cara terbaik untuk sampai ke Air Terjun Madakaripura adalah menyewa mobil dari Surabaya atau Malang, atau memasukkannya dalam paket wisata bersama dengan Gunung Bromo. Dari Surabaya, perjalanan membutuhkan waktu sekira 3 jam dengan mengambil rute antarkota ke Sidoarjo-Porong-Pasuruan-Probolinggo.

Setelah mencapai Tongas, di sebuah pertigaan akan ada tanda arah menuju Gunung Bromo dan Air Terjun Madakaripura (ke arah kanan). Pertigaan tersebut ditandai sebuah tugu kecil tepat di tengah-tengah. Dari pertigaan, setelah menempuh perjalanan sekira 20-30 menit, Anda akan melihat tanda arah lain untuk menuju ke Air Terjun Madakaripura (ke kanan). Dari sana, jalan yang dilalui akan sedikit sempit tapi pemandangan alamnya akan dapat memanjakan mata. Ikuti jalan tersebut sampai Anda mencapai pintu masuk Air Terjun Madakaripura.

Facebook Comments

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

© Copyright 2018 Aksi.co