Username

Password

Remember me

Register

Recover password

Wasit Ingin Sepak Bola Nasional Lebih Bermartabat

Wasit Ingin Sepak Bola Nasional Lebih Bermartabat - Aksi.co

Penulis Aksi | Thursday 27 August 2015

piala-kemerdekaan-2015Kebobrokan federasi sepakbola nasional yang terjadi selama ini menjadi perhatian serius bagi para pecinta sepakbola. Masyarakat sudah sangat rindu dan ingin melihat sepakbola Indonesia yang fairplay, maju, berprestasi dan mempunyai reputasi yang baik.

Solikin, salah satu wasit ISL yang juga memimpin pertandingan pembuka turnamen Piala Kemerdekaan (15/8/2015) menegaskan, bahwasanya pemerintah dan seluruh masyarakat ingin benar-benar sepakbola nasional kita lebih bermartabat, dalam arti tidak ada match fixing dalam pertandingan.

Sebagai TNI AD, dirinya merasa terpanggil untuk merealisasikan harapan besar itu, bahkan dia juga tidak takut dengan ancaman dari pihak manapun.

Sementara itu asisten pelatih Persatu Tuban, Serma (TNI) Ali Effendi menambahkan, soal kartu merah yang diterima pemain kami (Anang Hafidzul) saat melawan Persekap Pasuruan, laga terakhir penyisihan group D Piala Kemerdekaan di Stadion Wilis, Madiun (26/8), itu bisa diterima karena memang sangat membahayakan. Ini menjadi barometer yang selama ini sepakbola kita deadlock, makanya harus bagus terutama aparat-aparat pertandingannya.

Hal senada diungkapkan oleh pelatih Persebo Agus Winarno, Turnamen Piala Kemerdekaan yang dihelat oleh Kemenpora melalui Tim Transisi menjadi langkah awal pembenahan tata kelola sepakbola nasional. “Saya kira bagus dengan bergulirnya Piala Kemerdekaan ini karena sebagai ajang pemanasan untuk bertanding di Divisi Utama”. Harapan saya Piala Kemerdekaan dapat bergulir setiap tahun,” ujar Agus.

Facebook Comments

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

© Copyright 2018 Aksi.co