Username

Password

Remember me

Register

Recover password

Hamilton Amankan Posisi Start Terdepan di GP Belgia

Hamilton Amankan Posisi Start Terdepan di GP Belgia - Aksi.co

Penulis Aksi | Saturday 22 August 2015

Motorsports / Formula 1: World Championship 2009, GP of GermanyJuara dunia dua kali Lewis Hamilton memenang trofi “pole position” Formula 1 pada Grand Prix Belgia pada Sabtu, dengan mengamankan posisi start terdepan untuk kesepuluh kalinya dari 11 balap.

Pebalap Mercedes itu akan didampingi pesaing terdekat sekaligus rekan setimnya Nico Rosberg, yang merupakan pemenang trofi “pole position” pada tahun lalu, di baris terdepan.

Pasangan Mercedes itu akan berusaha untuk tidak mengulangi kegagalan pada 2014, ketika Rosberg start dari posisi terdepan dan mereka bertubrukan pada putaran kedua. Hamilton memicu kontroversi setelah balap itu dengan menuding Rosberg sengaja menubruknya.

Rosberg, yang memuncaki klasemen di fase yang sama pada tahun lalu, tertinggal 21 angka di belakang Hamilton dengan sembilan balap tersisa termasuk balap Minggu.

Pebalap Jerman itu menjadi yang tercepat pada sesi latihan Jumat, namun Hamilton menorehkan waktu-waktu tercepat ketika tiba saatnya untuk mengamankan posisi start terdepan dengan waktu 1 menit 47,197 detik dan nyaris setengah detik lebih cepat.

“Saya benar-benar gembira dengan penampilan mobil pada hari ini,” kata pebalap Britania itu setelah untuk keenam kalinya secara beruntun start dari posisi terdepan dan berada di posisi itu untuk ke-48 kalinya sepanjang karirnya di Grand Prix.

“Mobil ini terasa hebat di sirkuit… Nico sangat dekat, namun dua putaran terakhir saya merupakan yang terbaik yang saya alami sepanjang akhir pekan.”

Ini merupakan pertama kalinya sejak dominasi Michael Schumacher dengan Ferrari pada 2000-2001, di mana ada seorang pebalap yang start dari posisi terdepan untuk enam kali secara berturut-turut.

Fokus utama Hamilton sekarang adalah mengawali balap dengan bersih dan cepat pada Minggu, di mana pada tiga balap terakhirnya ia diganggu masalah start yang buruk.

Untuk menambah ketidakpastian, peraturan-peraturan start telah berubah sejak balap terakhir di mana para mekanik tidak boleh memberi masukan kepada para pebalap untuk mengatur posisi di grid.

Rosberg yang kecewa, yang mengalami ledakan mesin pada Jumat dan menilai Hamilton terlalu cepat pada Sabtu, berharap prosedur-prosedur baru itu akan menguntungkan dirinya.

“Dengan situasi start yang baru, dan kami sekarang harus melakukan semuanya sendiri, terdapat lebih banyak peluang pada esok hari bahkan pada awal balap,” ucapnya.

“Saat balap berlangsung sampai putaran kelima terdapat peluang untuk menyalip, maka saya berharap peluang itu akan tetap hidup.”

Pebalap Finlandia Valtteri Bottas akan start dari posisi ketiga untuk Williams, dan akan bergabung dengan pebalap Force India asal Meksiko Sergio Perez di baris kedua, karena pebalap Lotus Romain Grosjean mendapat penalti lima posisi.

Pebalap Ferrari Kimi Raikkonen gagal mencapai fase akhir kualifikasi, untuk balap ke-900 timnya, setelah mesinnya mati dan mobil tersungkur di trek.

Pebalap Jerman rekan setim pebalap Finlandia itu sekaligus juara empat kali Sebastian Vettel, pemenang balap sebelumnya di Hungaria, semestinya start dari posisi kesembilan namun akan start dari posisi kedelapan berkat penurunan Grosjean dari posisi keempat.

Pebalap asal Australia Daniel Ricciardo, yang tahun lalu secara mengejutkan menjadi pemenang di Spa, akan start dari posisi kelima, di mana pebalap Williams asal Brazil Felipe Massa start dari posisi keenam.

Pebalap Belanda kelahiran Belgia yang membela Toro Rosso Max Verstapen, lolos kualifikasi dengan menghuni posisi ke-15 namun ia akan diturunkan setelah mendapat penalti karena mengganti mesin.

Duo pebalap McLaren Fernando Alonso dan Jenson Button akan start dari belakang setelah total keduanya mendapat penurunan 105 posisi — sedangkan grid hanya berisi 20 posisi — karena beberapa kali mengganti mesin Honda mereka.

Dengan perubahan peraturan pada bulan lalu maka waktu penalti-penalti tidak dapat lagi diterapkan untuk penurunan grid yang tidak dapat diwujudkan, McLaren mengambil keuntungan dari situasi ini dengan melakukan dua pergantian mesin per mobil untuk menumpuk unit-unit tanpa mendapat penalti untuk balap-balap mendatang, demikian Reuters.

Facebook Comments

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply