Username

Password

Remember me

Register

Recover password

LaLiga Populerkan Olahraga dan Budaya Spanyol

LaLiga Populerkan Olahraga dan Budaya Spanyol - Aksi.co

Penulis Aksi | Tuesday 3 July 2018

Aksi. nilai-nilai dan budaya yang diusung oleh olahraga Spanyol ke seluruh dunia. Tidak hanya memboyong Carolina Marín, dalam acara ini juga hadir Luis Milla, Pelatih Tim Nasional Sepak Bola Indonesia dan Mantan Pesepakbola LaLiga. Dalam kesempatan ini, mereka mengupas cerita dibalik kesuksesan Spanyol di bidang keolahragaan. Acara yang digelar di Gran Meliá, Jakarta pada hari Senin (2/7) ini didukung oleh Meliá Hotels International, salah satu brand grup hotel global terkemuka yang berasal dari Spanyol, yang juga ikut mengapresiasi serta mempromosikan nilai-nilai olahraga Spanyol.

“Inisiatif ini adalah bagian dari misi LaLiga untuk ikut meningkatkan profil olahraga Spanyol serta memperkuat popularitas LaLiga di seluruh dunia, termasuk Indonesia, ungkap Rodrigo Gallego, Delegasi LaLiga Global Network Indonesia. “Kami melihat bahwa Indonesia, Spanyol, dan LaLiga memiliki semangat yang sama untuk olahraga. Selain kecintaan yang begitu tinggi terhadap sepak bola, Indonesia juga memiliki talenta yang luar biasa, baik dalam cabang sepak bola maupun bulu tangkis. Oleh karena itu, Indonesia menjadi negara yang sangat penting bagi LaLiga. Inisiatif-inisiatif yang dijalankan serta kehadiran LaLiga di Indonesia juga diharapkan dapat berkontribusi untuk meningkatkan perkembangan olahraga di tanah air.”

Sebagai kompetisi sepak bola terbaik di dunia, yang juga berfokus untuk mempromosikan sepak bola, LaLiga juga dikenal di dunia sebagai representasi utama dari olahraga Spanyol. Memiliki tujuan yang sama dengan Carolina Marín untuk mempromosikan persaingan yang sehat dan menolak kekerasan dalam olahraga, LaLiga berkolaborasi dengan atlet bulu tangkis profesional asal Spanyol ini sejak Maret 2016 untuk mendukung 64 cabang olahraga beserta atletnya melalui federasi yang dimiliki oleh LaLiga.

Tidak hanya diakui di kancah internasional sebagai pemain bulu tangkis yang tangguh, Carolina Marín juga terkenal sebagai penggemar sepak bola. “Saya sangat senang dapat kembali mengunjungi Indonesia sebagai LaLiga Ambassador, karena Indonesia merupakan negara yang memiliki semangat sangat tinggi untuk dua bidang olahraga yang saya cintai, yaitu badminton dan sepak bola,” ujar Carolina Marín, yang saat ini menduduki peringkat ke-5 tunggal putri versi Badminton World Federation (BWF).

Dalam acara ini, hadir pula Luis Milla, seorang mantan pesepakbola LaLiga yang sekarang menjabat sebagai pelatih Tim Nasional Sepak Bola Indonesia. Luis Milla berbagi kesamaan antara Indonesia dan Spanyol, termasuk dalam sepak bola. “Telah menetap di Indonesia sejak awal tahun lalu, saya melihat beberapa persamaan budaya antara Spanyol dan Indonesia, termasuk di bidang sepak bola. Kecintaan masyarakat Indonesia terhadap sepak bola membuat saya percaya bahwa Indonesia memiliki potensi yang sangat besar,” ujar Luis Milla, yang pernah memperkuat kesebelasan FC Barcelona dan Real Madrid C.F. di tahun 1980 hingga 1990-an.

Mendukung tujuan untuk mempromosikan lebih lanjut nilai-nilai yang dijunjung olahraga Spanyol di Indonesia, Gran Meliá Jakarta juga merasa bangga dapat berkolaborasi dengan LaLiga dalam acara ini. “Seiring dengan semangat dan budaya Spanyol, Gran Meliá Jakarta sebagai bagian dari Meliá Hotels International, sangat senang dapat mempromosikan dan mendukung budaya Spanyol, termasuk di bidang olahraga, melalui brand ambassador perusahaan kami, Carolina Marín. Menjadi pertama dan satu-satunya hotel mewah Spanyol di Jakarta, kami berdedikasi untuk memberikan pelayanan hospitality khas Spanyol yang hangat dan eksklusif agar setiap tamu merasa nyaman seperti di rumah sendiri,” jelas Ruth Abellan, General Manager Gran Meliá Jakarta.

Carolina Marín, yang pertama kali memenangkan medali emas pada Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro, Brasil, juga akan berpartisipasi pada turnamen bulu tangkis internasional, Blibli Indonesia Open 2018, yang akan digelar pada 3 – 8 Juli 2018 di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta.

Facebook Comments

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply