Username

Password

Remember me

Register

Recover password

Komite Rakyat Indonesia: Selamatkan Pelindo

Komite Rakyat Indonesia: Selamatkan Pelindo - Aksi.co

Penulis Aksi | Tuesday 22 September 2015

muhamad adnan rarasinaPT Pelindo II yang mengelola Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta adalah aset negara yang sangat strategis bagi kepentingan ekonomi nasional. Arus keluar masuk barang dan perputaran ekonomi di Pelabuhan Priok ini meyumbang 70 persen bagi perputaran ekonomi nasional.

Demikian diungkapkan oleh Juru Bicara Komite Rakyat Indonesia Selamatkan (KERIS) Pelindo M. Adnan Rarasina kepada AKSI, Selasa (22/9).

“Kegaduhan yang sengaja di ciptakan dan di skenario yang terjadi belakangan ini tentu saja bisa mengganggu aktivitas bisnis di pelabuhan. Arus keluar masuk barang jadi tersendat, para investor yang masuk dan ingin menginvestasikan bisnisnya di dalam negeri jadi berpikir ulang alias takut karena kebisingan yang terjadi yang sengaja di hembuskan oleh pihak pihak tertentu yang ingin bermain main dan ingin menguasai, memonopoli kekuasaan di pelabuhan,” papar Adnan.

Menurut Adnan, Jika kebisingan dan kegaduhan ini terus di biarkan maka akan berefek besar bagi perekonomian nasional yang sedang berada di ujung krisis dimana rupiah sudah mendekati efek psikologis 15 ribu Rupiah per US Dollar. Aktivitas exsport import berhenti, buruh JICT sibuk demonstrasi bermanuver kesana kemari mencari dukungan politik melupakan tugas utama nya mengelola peti kemas. Para Politisi partai utama penguasa ikut-ikutan sibuk menggoreng, mengompori situasi bukannya turut memberi solusi.

Dikatakan lebih lanjut oleh Adnan, sebagaian anggota DPR partai Penguasa malah seperti berubah jadi aktivis LSM yang juga melapor kesana kemari ke penegak hukum. Tugas anggota DPR itu kan mengawasi kinerja pemerintah termasuk BUMN yang berada di di bawah binaan kementrian BUMN bukan lapor sana sini.

“Dari semua rentetan peristiwa dan kejadian ini kami melihat bahwa ada kekuatan politik dan bisnis yang sedang bermain, berusaha mengambil keuntungan dan memancing di air keruh yang ujung ujung nya ingin merusak citra dan reputasi Pelindo sebagai aset negara yang telah banyak memberi keuntungan bagi negara dan rakyat,” tuturnya.

“Untuk itu kami ingatkan kepada pihak pihak yang ingin berambisi atas penguasaan ekonomi, politik di pelabuhan Priok untuk berhenti bermanuver, berhenti membuat kegaduhan untuk kepentingan pribadi dan kelompok politiknya sendiri dengan mengorbankan kepentingan nasional. Bila di teruskan kami dari KERIS Pelindo juga tidak akan segan membongkar siapa sutradara, biang keladi dari semua kegaduhan ini biar rakyat tau siapa sebenarnya mereka yang selalu mengatas namakan wong cilik,” tambah Adnan.

Adnan berharap, Presiden Jokowi agar segera menunjukan bahwa ia adalah pemimpin nasional yang punya wibawa di depan seluruh aparatur pemerintahandan, mengentikan semua kegaduhan dan fokus mengatasi krisis ekonomi nasional.

Facebook Comments

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply