Username

Password

Remember me

Register

Recover password

Kebijakan Ekonomi Jokowi Masih Jauh dari Prinsip TRISAKTI

Kebijakan Ekonomi Jokowi Masih Jauh dari Prinsip TRISAKTI - Aksi.co

Penulis Aksi | Sunday 20 September 2015

kandidat doktor ilmu politik UI  Reza HariyadiKebijakan ekonomi Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi masih jauh dari prinsip TRISAKTI dan tidak efektif dalam menekan angka kemiskinan dan pengangguran. Data BPS terbaru justru menunjukan lonjakan angka kemiskinan yang mencapai 28,59 juta jiwa, dimana jumlah penduduk miskin bertambah 860 ribu jiwa hingga Maret 2015.

Demikian disampaikan Wakil Ketua umum DPP Perhimpunan Gerakan Keadilan, dan kandidat doktor ilmu politik UI, Reza Hariyadi, di kantor DPP PGK, Tebet, Jakarta Selatan. Minggu (20/9).

“Begitu pula dengan gegap gempita pembangunan yang terlalu mengandalkan modal asing ternyata tidak berkorelasi dengan kenaikan penyerapan tenaga kerja domestik. Kini kita menghadapi ancaman gelombang PHK dan serbuan tenaga kerja asing yang akhirnya meningkatkan angka pengangguran,” tuturnya.

Menurut Reza, paket deregulasi ekonomi untuk mengatasi dampak depresiasi nilai tukar rupiah terhadap dolar yang menitikberatkan pada arus modal asing dapat menjadi bumerang dan akan membebani masa depan karena Indonesia akan masuk dalam jeratan ketergantungan yang kronis.

“Pemerintah seharusnya dapat lebih melakukan efesiensi dan pengetatan dalam belanja birokrasi dan memberikan insentif pada industri domestik padat karya untuk memperkuat ekonomi nasional,” demikian Reza Hariyadi.

Facebook Comments

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply