Username

Password

Remember me

Register

Recover password

Dede Yusuf Masuk Tiga Besar Elektabilitas pra-Pilkada Jabar

Dede Yusuf Masuk Tiga Besar Elektabilitas pra-Pilkada Jabar - Aksi.co

Penulis Aksi | Friday 17 February 2017

Dede Yusuf Masuk Tiga Besar Elektabilitas pra-Pilkada JabarMasuk menjadi tiga besar elektabilitas pra-Pilkada Jawa Barat 2018, Dede Yusuf mengaku kaget. Di satu sisi, dirinya mengaku bersyukur atas kepercayaan warga Jawa Barat kepada dirinya yang pernah mengabdi untuk masyarakat Jawa Barat pada saat dirinya menjabat sebagai Wakil Gubernur Jawa Barat periode 2008-2013.

“Jujur saja saya kaget masuk ke tiga besar dalam survei pra-Pilkada Jawa Barat yang dilakukan salah satu lembaga survei itu. Soalnya selama dua tahun terakhir ini boleh dikatakan tidak pernah mencoba apa pun (target Pilkada Jabar). Namun tiba-tiba nama saya muncul. Saya apresiasi. Saya bersyukur masyarakat Jawa Barat masih mengingat saya dengan baik,” ungkap Dede Yusuf di Ciparay Kabupaten Bandung, Kamis, 16 Februari 2017 saat dimintai tanggapannya mengenai hasil survei yang dirilis oleh Indo Riset Konsultan beberapa waktu lalu.

Meski masuk tiga besar untuk tingkat elektabilitas pra-Pilgub Jawa Barat 2018, namun Dede Yusuf masih menunggu arahan Partai Demokrat yang menjadi kendaraan politiknya. Bagi Dede Yusuf, prinsip dasar saat ini yakni dirinya masih fokus pada jabatannya saat ini di DPR RI. Artinya, dikatakan Dede Yusuf, tugas yang diemban saat ini menjadi Ketua Komisi IX DPR RI juga sama beratnya.

“Saya belum berpikir apa pun untuk mencalonkan sebagai kepala daerah. Ditambah juga kemarin pada saat Pilkada DKI Jakarta effort-nya besar sekali dan karena sekarang jagoan saya tidak maju lagi, tentu kita harus pikirkan langkah selanjutnya lagi. Sesuai arahan ketua umum, seluruh tenaga partai dikerahkan ke DKI Jakarta, jadi saya belum berpikir ke arah sana (pencalonan Pilkada Jabar),” kata dia.

Oleh karena itu, lanjut Dede Yusuf, atas berbagai pertimbangan pihaknya belum bisa memberikan komentar apa pun terkait keputusan akan mencalonkan atau tidak dalam Pilkada Jawa Barat 2018 nanti. Meskipun demikian, dirinya masih bertanggungjawab terhadap masyarakat Jawa Barat melalui berbagai kegiatan penyerapan aspirasi di daerah pemilihannya di Jawa Barat.

Dalam kesempatan itu Dede Yusuf mengatakan, akan selalu ada survei-survei serupa menjelang pesta demokrasi lima tahunan pada tahun 2018. Namun, pihaknya masih menunggu keputusan hasil Musyawarah Daerah Partai Demokrat Jawa Barat yang hingga saat ini belum tahu kapan akan digelar.

“Kita tunggu dulu hasil Musda Partai Demokrat Jawa Barat seperti apa. Kan saat ini belum musda. Pasti nanti di dalam musda itu, terkait siapa yang akan maju dalam Pilkada Jawa Barat akan menjadi pembahasan. Siapa tahu nanti hasil musda ini dibawa ke ketua umum dan ketua umum memanggil saya secara khusus. Itu yang enggak bisa jawab sekarang,” tutur dia.

Saat ditanya terkait jika masyarakat Jawa Barat yang meminta untuk maju sebagai calon Gubernur Jawa Barat, Dede Yusuf justru menjawab sambil bercanda dengan mengatakan masih menunggu wangsit setelah ulang tahunnya nanti pada 14 September. “Nanti setelah ulang tahun ya, September masih lama. Siapa tahu dapat wangsit,” ujar Dede Yusuf sambil tertawa.

Sebelumnya, Indo Riset Konsultan merilis hasil survei tingkat elektabilitas beberapa orang yang disebut-sebut akan maju mencalonkan diri sebagai Gubernur Jawa Barat. Nama Ridwan Kamil mendapat elektabilitas tertinggi dengan perolehan 37,50%. Sedangkan di urutan kedua ditempati oleh Deddy Mizwar dengan perolehan 29,17%, disusul Dede Yusuf di urutan ketiga dengan perolehan 15,25%, dan Dedi Mulyadi dengan perolehan 4,42%.

Facebook Comments

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply