Username

Password

Remember me

Register

Recover password

Rakyat Aceh Kecewa, Jika Demokrat Usung Irwandi Yusuf

Rakyat Aceh Kecewa, Jika Demokrat Usung Irwandi Yusuf - Aksi.co

Penulis Aksi | Friday 5 August 2016

demokratMendekati pendaftaran calon gubernur Aceh 2017-2022, semakin banyak isu-isu yang beredar yang dihembuskan berbagai pihak tentang peta dukungan kandidat Gubernur Aceh yang akan bertarung di Pilkada 2017.

Sampai saat ini baru Apa Karya yang mendaftar sebagai calon independen dan Muzakir Manaf yang juga sudah dipastikan maju melalui jalur Partai Aceh.

Sementara dua kandidat lainnya, yaitu Tarmizi A. Karim dan Irwandi Yusuf sedang berjuang untuk mendapatkan dukungan dari Partai Nasional.

Namun Partai nasional akan lebih tertarik memberikan dukungan kepada Tarmizi A. Karim yang memiliki tingkat keterpilihan yang lebih besar dibandingkan Irwandi Yusuf yang saat ini didera banyak masalah.

Di antaranya Irwandi Yusuf di tuding menerima 14 milyar dari kasus BPKS yang melibatkan orang dekat Irwandi yaitu Ruslan Abdul Gani. Demikian di sampaikan Sekretaris Jenderal Pemuda Serantau Aceh (PSA) Ahmad Zikra dalam siaran persnya yang di terima redaksi beberapa saat lalu, Jumaat (5/8)

Kata Ahmad dari dakwaan jaksa KPK Kiki Ahmad Yani, dari aliran dana BPKS di duga Irwandi Yusuf menerima Rp 4 Milyar dari dana BPKS yang seharusnya di pergunakan untuk peningkatan infrastruktur BPKS dari total 116 Milyar skandal aliran dana BPKS ujarnya.

Dugaan ini sangat mengejutkan berbagai pihak, karena Irwandi Yusuf yang akan mencalonkan diri sebagai Gubernur Aceh dan juga pernah menjadi mantan atasan Ruslan Abdul Gani yang dulu menjabat Kepala BPKS. Tentu perlu dimintai keterangan untuk mengungkap kasus skandal aliran dana tersebut.

“Kasus korupsi BPKS yang melibatkan Irwandi Yusuf serta merta akan menghambat dirinya untuk diusung oleh partai karena tentu masyarakat Aceh akan memilih calon Gubernur yang tidak terlibat kasus korupsi,” tegas Zikra.

Pemberitaan beberapa media online menyebutkan, Irwandi Yusuf telah mendapatkan dukungan dari Partai Demokrat.

Menurut Zikra, Jika benar partai Demokrat mendukung Irwandi Yusuf sebagai Calon Gubernur Aceh, tentu hal ini sangat disayangkan oleh Rakyat Aceh.

Karena Partai Demokrat yang dipimpin oleh mantan Presiden ke 5 RI yaitu SBY mempunyai slogan untuk menolak korupsi karena menjadi salah satu penyakit bangsa.

Partai Demokrat dikenal sebagai partai yang menolak dan sangat keras terhadap kadernya agar tidak terlibat dalam kasus korupsi. Berita yang menyebutkan Partai Demokrat dengan membawa nama SBY telah mendukung Irwandi Yusuf, merugikan nama baik Partai Demokrat sendiri karena terkesan tidak komit dalam keikitsertaan pemberantasan kasus korupsi di Indonesia, tutur Ahmad

“Irwandi Yusuf yang jelas-jelas diduga menerima aliran dana Rp 14 milyar dari skandal aliran dana BPKS tentu tidak layak untuk diusung oleh Partai sekaliber Demokrat yang santun dan memiliki semangat pemberantasan korupsi,” terangnya

Dia menambahkan, dukungan Partai Demokrat kepada Irwandi Yusuf akan merugikan dan berdampak pada hilangnya kepercayaan rakyat terhadap komitmen Partai Demokrat dalan pemberantasan korupsi.

“Sebaiknya Partai Demokrat mampu mengusung calon Gubernur yang tidak terlibat kasus korupsi dan bersih,” pungkas tokoh muda asal Banda Aceh ini.

Facebook Comments

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

© Copyright 2018 Aksi.co