Username

Password

Remember me

Register

Recover password

Hangtuah Sumsel Rebut Kemenangan Pertama Di Seri V Bandung

Hangtuah Sumsel Rebut Kemenangan Pertama Di Seri V Bandung - Aksi.co

Penulis Mochammad Gungun | Sunday 3 April 2016

IBLHangtuah Sumsel menjaga asa mereka untuk bisa tetap berada di zona playoffs. Hal tersebut mereka pastikan setelah mampu mengalahkan lawannya Bima Sakti Nikko Steel Malang 64-48, pada pertandingan pertama di hari kedua penyelenggaraan IBL Series V yang berlangsung di Ctra Arena, Bandung.

Tim asuhan pelatih Paul Mario Sanggor ini, melakukan start awal yang sangat baik di babak pertama. Indikasinya terlihat dengan mantapnya Mei Joni dan rekan-rekan mendulang angka di dua kuarter awal (15-6), (30-17). Semua pemain Hangtuah turut menyumbang angka, sementara Bima Sakti hanya bertumpu lewat kapten timnya,Yanuar Dwi Priasmoro yang mencetak 11 poin.

Statistik paruh pertama mencatat, Hangtuah unggul dalam urusan second chance points (9), fast breaks points (4), bench points (16) dan juga persentase field goal yang lebih tinggi di bandingan lawannya 33.33%.

Lepas half time, Bima Sakti mencoba mengejar ketertinggalan mereka. Kali ini pelatih Bima Sakti Oei A Kiat menginstruksikan para pemainnya untuk bermain lebih agresif menusuk area pertahanan Hangtuah dan lebih aktif dalam melakukan pertahanan zona yang ketat. Yanuar Dwi Priasmoro tetap menjadi motor andalan klubnya untuk menambah angka. Hingga kuarter ketiga berakhir, ia mampu mencetak tujuh poin tambahan untuk menggenapi koleksi 18 poin yang ia buat sementara.

Hal yang berbeda di tunjukkan oleh para pemain Hangtuah Sumsel. Lewat permainan kolektif yang merata, klub kebanggaan warga Sumatera Selatan tersebut mapu bermain secara tim. Selain itu juga para pemain muda Hangtuah juga mendapat kesempatan bermain yang cukup pada laga ini. Menutup kuater ketiga Hangtuah tetap unggul 48-32.

Keluarnya salah satu shooter andalan Bimas Sakti Barra Sugianto di kuarter ke empat akibat foul out, mewarnai kekalahan mereka atas Hangtuah Sumsel. Sebaliknya Hangtuah bemain dengan cukup tenang dan penuh percaya diri. Hingga waktu berbunyi menunjukan pertandingan usai, Hangtuah menyudahi perlawanan Bima Sakti 64-48.

Tony Sugiharto center Hangtuah Sumsel menjadi pencetak angka terbanyak bagi timnya (10), sementara Yanuar Dwi Priasmoro masih menjadi andalan timnya untuk urusan mencetak angka (24). Dengan kemenangan ini Hangtuah berhasil mengoleksi 33 poin dan mencetak 9 kali kemenangan, sekaligus mengamankan peluang mereka sementara untuk lolos ke zona playoffs (menempati peringkat delapan).

“Start awal kami berjalan baik begitupula dengan game plan di lapangan. Namun saat margin keunggulan sudah besar, kami tidak bisa menjaganya dengan baik, sehingga lawan sempat memperkecil selisih ketertinggalan. Kemudian saya instuksikan kepada para pemain untuk tancap gas lagi mencetak angka dan ngotot untuk melakukan defense, ujar Paul Mario Sanggor, pelatih Hangtuah Sumsel.

Untuk menghadapi lawan selanjutnya (Pacific Caesar Surabaya, besok) ia juga menekankan anak asuhnya untuk bermain seperti menghadapi Bima Sakti. Tidak lupa ia juga memberikan kredit kepada para pemain seniornya seperti Andrie “Yayan” Ekayana yang mampu memberikan kontribusi kepada timnya sekaligus membimbing para juniornya di lapangan.

“Lawan Pacific prinsipnya sederhana saja, copy paste (game plan) seperti menghadapi Bima Sakti. Selain itu saya juga butuh peran seperti Yayan yang mampu mengatur ritme permainan dan ia juga tahu kapan saat ia harus beraksi mencetak angka dan kapan ia harus menjadi penyeimbang permainan,”lanjutnya.

Meski mengalami kekalahan, pelatih Bima Sakti Oei A Kiat memberikan apresiasi untuk timnya dan tetap akan berjuang menatap pertandingan berikutnya.

“Saya apresiasi dengan peningkatan permainan anak-anak di setiap gamenya. Mereka sebenarnya bisa bersaing untuk bisa ke playoffs. Kuncinya harus bisa mengubah habit dan pola pikir mereka di lapangan. Kami tetap akan berjuang lolos ke playoffs biarpun peluangnya 1%, saya tidak akan menyerah begitu saja,” ungkap sang pelatih yang juga mantan shooter andalan Bima Sakti di jaman era Kobatama.

Facebook Comments

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply