Username

Password

Remember me

Register

Recover password

SBY Khawatirkan Serangan Balasan

SBY Khawatirkan Serangan Balasan - Aksi.co

Penulis Aksi | Tuesday 4 March 2014

sbyMabes TNI resmi membentuk Paspampres grup D yang bertugas mengawal mantan presiden dan wakil presiden. Dengan adanya pembentukan grup tersebut, nantinya setiap mantan presiden dan wakil presiden akan dikawal oleh 30 personel. Pengamanan itu juga mencakup pengawalan untuk istri atau suami.

Pembentukan grup D tersebut pun menuai kritik. Direktur Eksekutif Lingkar Madani (Lima), Ray Rangkuti mengatakan, pembentukan grup D tersebut hanyalah akal-akalan presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang akan berakhir masa jabatannya.

Menurut Ray, SBY khawatir adanya sebuah “serangan balasan” dari orang atau kelompok yang merasa sakit hati selama kepemimpinannya.  “Dalam 10 tahun berkuasa selalu menyisakan personal atau kelompok politik yang berseberangan jauh dengan SBY. Bahkan mungkin dapat berujung sakit hati politik, mereka bisa jadi menjadi kekuatan pendesak agar persoalan-persoalan yang dikaitkan dengan nama SBY dituntaskan sesudahnya,” kata Ray , Selasa (4/3/2014).

Dikatakan Ray, saat ini suasana demokrasi sudah berbeda. Dinamika demokrasi menuntut adanya transparansi dan penyelesaian kasus-kasus secara tuntas.  “Jika tak selesai pada masa kekuasaannya berlangsung tentu sesudahnya yang akan menyelesaikannya,” ujar Ray.

Hal itu, membuat SBY khawatir. Terlebih, dalam dimensi ini, kata dia, ada dua isu yang kerap dikait-kaitkan dengan SBY. “Seperti pengucuran dana Bank Century serta kasus Hambalang yang dikait-kaitkan dengan anak beliau Ibas. Dan dua kasus ini, nampaknya akan terus bergulir sampai masa jabatan presiden berakhir,” lanjutnya.

Facebook Comments

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

© Copyright 2018 Aksi.co