Username

Password

Remember me

Register

Recover password

Bicara yang Baik pada Anak

Bicara yang Baik pada Anak - Aksi.co

Penulis Aksi | Sunday 30 March 2014

Bicara yang Baik pada AnakBerbicara dengan anak-anak tidak sama dengan berbicara kepada orang dewasa. Bila akan berkomunikasi atau bicara dengan anak-anak, maka pastikan mereka mengerti perkataan Anda agar menurut dengan yang Anda sarankan.

Jika ingin mendapatkan respon yang baik, ikuti langkah-langkah berikut:

  1. Pastikan anak-anak mendengarkan saat Anda berbicara. Jangan sampai mereka melihat Anda, tapi pikiran mereka berada di “tempat lain”. Lalu, posisikan diri berhadapan dan sejajar dengan anak. katakan bahwa Anda perlu berbicara dan dia harus mendengarkan kata-kata Anda.
  2. Berbicaralah dengan singkat tapi padat alias dapat dimengerti anak. Lalu, berikan kalimat sederhana yang mampu ditangkap anak. Jika berbicara terlalu lama,anak akan bosan dan ingin menghentikan pembicaraan. Apalagi jika Anda berbicara tentang topik yang tidak menarik bagi mereka.
  3. Berikan pilihan menarik kepada anak kala Anda ingin anak menyelesaikan sesuatu. Umpamanya, jika Anda ingin anak segera tidur, Anda dapat menarik perhatiannya dengan membacakan cerita.
  4. Setelah selesai bicara, tanyakan apakah anak sudah mengerti apa yang Anda sampaikan. Minta anak mengulangi apa yang telah Anda katakan sebelumnya. Jika perlu, agar anak tidak lupa, tulis permintaan Anda di pintu lemari es atau di papan tulis dalam kamarnya. Dengan begitu, anak pasti akan ingat selalu setiap hari setiap melihat tulisan tersebut.
  5. Beritahu anak terlebih dulu setiap kali Anda akan melakukan perubahan atau peraturan baru. Tujuanya, agar anak siap menghadapi perubahan dan mengurangi kemarahan anak.
  6. Agar anak responsif dan paham motif dibalik keinginan Anda, berikan alasan yang pas saat Anda menginginkan anak melakukan sesuatu. Tapi, tak perlu memaksakan kehendak tanpa bertanya dulu, sebab hal ini akan menimbulkan kebencian. Anak pun frustrasi karena menganggap Anda hanya mengaturnya.
  7. Kata-kata Anda sangat berarti bagi seorang anak. Makanya, berhati-hatilah dengan janji atau ancaman yang diberikan ke anak. Misalnya, Anda mengancam anak tidak boleh bermain dengan temannya karena ia sudah melakukan kesalahan. Nyatanya, Anda malah tidak melakukan ancaman tersebut. Anak harus tahu, ketika Anda mengatakan “Tidak”, Anda harus sungguh-sungguh menjalaninya.

Facebook Comments

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

© Copyright 2018 Aksi.co