Username

Password

Remember me

Register

Recover password

Lipstik Merah dalam Tradisi Perempuan Indonesia

Lipstik Merah dalam Tradisi Perempuan Indonesia - Aksi.co

Penulis Aksi | Tuesday 1 September 2015

bibirLipstik merah menyala bukan sekadar tren, tetapi telah dikenal lama oleh perempuan Indonesia karena sudah melekat dalam tradisi.

“Seperti pengantin tradisional, kan harus pakai lipstik merah,” kata make up artist L’oreal Paris Adi Adrian
di sela peluncuran L’oreal Paris Pure Reds Star Collection.

Adi mengibaratkan warna merah adalah simbol dari kekuatan perempuan.  Pemakaian lipstik warna merah, ujar Adi, sesuai dengan warna busana dan tampilan pernikahan tradisional Indonesia yang biasa diwarnai dengan hitam atau emas.

Dia mencontohkan warna emas biasa diwakili dengan aksesori seperti suntiang pada tradisi Sumatera, dan nuansa hitam ada pada paes dalam pernikahan adat Jawa.

“Kalau adat Jawa pakai paes, lalu lipstiknya warna soft maka pengantinnya tidak akan kelihatan (mencolok),” ujar dia.

Ada banyak nuansa merah yang tertuang dari lipstik, mulai dari merah bernuansa cokelat, merah bernuansa pink atau merah bernuansa jingga. Pilihan warna merah itu disesuaikan dengan setiap busana adat pernikahan yang akan dipakai.

“Kalau baju hijau, gold, coklat lipstiknya bagus merah nuansa oranye,” imbuh dia.

L’oreal Paris meluncurkan enam lipstik bernuansa merah yang dipilih oleh para brand ambassador. L’oreal Paris Pure Reds Star Collection itu meliputi Pure Brick (merah bata) pilihan Aishwarya Rai, Pure Rouge (nerah murni) pilihan Freida Pinto, Pure Amaranthe (merah nuansa fuschia) pilihan Gong Li, Pure Fire (merah nuansa oranye) pilihan Li Bing Bing, Pure Vermeil (merah nuansa coral) pilihan Fan Bing Bing dan Pure Garnet (merah nuansa ungu kecokelatan) pilihan Sonam Kapoor.

Facebook Comments

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply