Username

Password

Remember me

Register

Recover password

Sensasi Nasi Goreng Jawa Keraton

Sensasi Nasi Goreng Jawa Keraton - Aksi.co

Penulis Aksi | Tuesday 29 April 2014

Sensasi Nasi Goreng Jawa KeratonNasi goreng Jawa sudah biasa kita temui di Surabaya. Namun, nasi goreng yang ini memiliki cita rasa yang lebih pekat dari nasi goreng lainnya.

Ya, Restoran Nasi Goreng Jawa “Kraton” mempunyai resep rahasia dengan campuran bumbu Tiongkok dan bumbu Indonesia yang istimewa untuk membuat nasi gorengnya berbeda.

“’Kraton’ mencampur bumbu-bumbu dari Tiongkok dan Indonesia untuk nasi goreng ini, dipadukan dengan konsistensi yang tetap, sehingga cita rasa nasi goreng jawa ini tidak berubah dari dulu,” ucap Humas ‘Kraton’, Febe Karlina.

Nasi goreng Jawa “Kraton” memiliki campuran ayam goreng, telor dan tauge sebagai penambah sensasi rasa yang berbeda, sehingga nasi goreng menjadi lebih renyah ketika dimakan.

“Dengan harga Rp25.000,- sudah bisa mencicipi nasi goreng ini lengkap dengan telor mata sapi, daun selada dan tomat,” tukasnya.

Satu mangkuk nasi dan satu sendok besar bumbu istimewa berwarna hijau tua yang sudah disiapkan terlebih dahulu menjadi takaran nasi goreng mereka, lalu dicampur dengan beragam jenis saus, tauge dan ayam goreng.

Namun, pelanggan yang datang ke restoran ini juga dapat menentukan sendiri seberapa banyak campuran bumbu atau seberapa pedas nasi goreng yang mereka mau.

“Karena dapurnya berada di depan, pelanggan dapat melihat langsung proses memasaknya. Banyak juga dari mereka yang menentukan sendiri seleranya, misalnya berapa sendok bumbu yang ia mau dalam nasi gorengnya,” paparnya.

Salah seorang pelanggan, Shabrina, mengatakan ia menyukai nasi goreng ini karena bumbunya yang ia rasa pas dan enak.

“Saya sering makan di ‘Kraton’ karena nasi goreng jawanya enak, bumbunya pas sekali. Karena dapurnya ada di depan, saya jadi bisa tahu bahwa makanan saya higienis karena dapurnya yang bersih,” ungkapnya.

Facebook Comments

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply