Username

Password

Remember me

Register

Recover password

Sate Maranggi Purwakarta Saatnya Go Internasional

Sate Maranggi Purwakarta Saatnya Go Internasional - Aksi.co

Penulis Aksi | Saturday 13 June 2015

sate-maranggiBupati Purwakarta Dedi Mulyadi rupanya punya cara tersendiri dalam mengembangkan wilayahnya terutama dalam urusan kuliner. Seperti diketahui, kuliner yang paling menonjol di kabupaten kedua terkecil di Jawa Barat ini adalah Sate Maranggi.

Penganan Maranggi yang bentuk dan caranya hampir sama seperti sate ini, terus dikembangkan dan dikenalkan oleh Bupati Dedi melalui berbagai cara. Salahsatunya, menggelar Sarasehan Maranggi Purwakarta yang membahas asal usul hingga teknis tahapan pembuatan dan penyajiannya.

Sarasehan sendiri digelar di Bale Sawala Yudistira Pemkab Purwakarta, Sabtu (13/6) yang dihadiri para pengusaha dan pedagang Maranggi Purwakarta.

Selain sarasehan duel Maranggi besok Pemkab Purwakarta akan mendaftarkan ke Kemenkumham RI terkait kekayaan intelektual, Maranggi Purwakarta.

“Saya terus akan berupaya menjadikan Sate Maranggi mendunia,” ujar Dedi Mulyadi.

Memang saat ini Sate Maranggi belum sepopuler makanan lain seperti Rendang dari Daerah Padang.

Maka dari itu untuk lebih mempopulerkan nama Sate Maranggi Bupati Dedi menggandeng para praktisi kuliner, salah satunya adalah Bondan Winarno.

Bondan Winarno menyatakan kesiapannya untuk membawa Sate maranggi lebih dikenal secara luas, hingga Go Internasional.

“Ada beberapa hal untuk membuat Sate Maranggi Purwakarta lebih populer, dengan melalui beberapa mekanisme, mulai dari pembuatan hak paten, hingga standarisasi penyeragaman mulai dari proses pembuatan hingga, rasa, dan tata cara pemasarannya,” papar Bondan dalam acara Sarasehan Maranggi Purwakarta.

Saat ini sate, ujar Bondan, Maranggi dengan cara dibakar, di atas arang, ke depan pembakaran Sate Maranggi harus menggunakan peralatan yang standar.

“Sperti dipanggang di atas kompor dengan menggunakan alat seperti penggorengan. Selain itu, mulai dari tata cara awal pembuatan maranggi, daging yang digunakan pun harus dari daging pilihan. Dengan terlebih dahulu direndam selama beberapa jam menggunakan ramuan khas dari berupa rempah – rempah,” kata Bondan.

Facebook Comments

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply