Username

Password

Remember me

Register

Recover password

Wabup Karawang Bantah Soal Alih Fungsi Lahan

Wabup Karawang Bantah Soal Alih Fungsi Lahan - Aksi.co

Penulis Aksi | Sunday 29 May 2016

Wabup Karawang Bantah Soal Alih Fungsi LahanTidak setuju dengan ucapan Wakil Presiden Jusuf Kalla mengenai alih fungsi lahan pertanian di Karawang menjadi industri dan perumahan, Wakil Bupati Karawang Ahmad Zamakhsyari atau yang biasa dipanggil Jimmy mengundang Wapres berkunjung ke Karawang.

Sebelumnya Wapres Jusuf Kalla menyatakan, lahan pertanian di Kabupaten Karawang semakin hilang dengan banyaknya Industri dan perumahan yang berkembang di wilayah tersebut.

“Pertanian selalu membutuhkan lahan yang besar. Sebaliknya penduduk tinggi, lahan makin kecil. Lihat saja Karawang, habislah lahan pertaniannya, karena industri, rumah, toko,” ujar Jusuf Kalla beberapa waktu lalu.

Menurut Jimmy, yang menentukan Karawang sebagai lahan Industri adalah pemerintah pusat. Meski banyak lahan yang beralih fungsi, ia mengatakan, Pemkab Karawang terus menambah lahan pertanian baru.

“Dari 30 kecamatan yang ada di Kabupaten Karawang, 22 kecamatan diantaranya memiliki lahan pertanian. Bahkan lahan pertanian sebagian kecamatan tersebut terus ditambah,” kata Jimmy, Minggu, 29 mei 2016.

Di Kabupaten Karawang, menurut Jimmy, terdapat 89.000 hektare lahan pertanian dari kelas satu hingga kelas tiga. Selain itu, ada juga persawahan teknis kelas 4 yang luasnya mencapai 7000 hektare.

“Sementara untuk perumahan baru kami batasi hingga Kecamatan Lamaran, dan bahkan untuk wilayah Talagasari yang tadinya adalah perumahan dikembalikan fungsinya ke persawahan,” katanya.

Sebaliknya, menurut Jimmy, pemerintah pusat justru membantu memperbaiki saluran sekunder dan saluran primer melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum karena banyak lahan pertanian justru gagal panen akibat banjir. “Sungai Citarum mengalami pendangkalan itu kan kewenangan BBWS untuk melakukan normalisasi. Jadi saya mohon pemerintah pusat membantu Kabupaten Karawang dalam menyelesaikan masalah ini,” katanya.

Selain itu, menurut Jimmy, banyak bantuan dari pemerintah pusat yang terkesan sia-sia, seperti misalnya bantuan traktor. Menurut dia, kelompok tani di Kabupaten Karawang sudah memiliki traktor. “Bantuan sebaiknya difokuskan ke saluran air saja, karena contohnya di Pakisjaya. Kawasan ini kalau musim kemarau kekeringan, dan kalau musim hujan kebanjiran, nah lebih baik bantuan dari pusat tuh ke perbaikan saluran airnya,” ujarnya.

Oleh karena itu Jimmy meminta Wapres Jusuf Kalla agar berkunjung ke Karawang untuk memeriksa secara langsung lahan pertanian di Kabupaten Karawang, “Lahan malah bertambah kok, khususnya di Kawasan Utara, dan kami berjanji tak akan sembarangan memberi izin pembangunan perumahan atau industri yang bisa mengikis lahan pertanian,” katanya.

Facebook Comments

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply