Username

Password

Remember me

Register

Recover password

Sulit Dapatkan Kur, Akhirnya Petani Terjerat Rentenir

Sulit Dapatkan Kur, Akhirnya Petani Terjerat Rentenir - Aksi.co

Penulis Aksi | Friday 16 October 2015

petani Petani kecil masih menderita. Di mata mantan Ketua Serikat Petani Indonesia (SPI) Kabupaten Cirebon, Mae Azhar, sampai saat ini untuk medapatkan kredit usaha rakyat (KUR), tidak semudah yang dibayangkan.

Bagaimanapun, harus punya jaminan untuk diagunkan ke bank. Sehingga dengan kondisi ini, hanya yang punya agunan saja yang mendapatkan KUR.”Petani kecil tetap saja kesulitan dapat KUR, meski KUR terus digaungkan. Karena tetap harus ada agunan ke bank, sementara petani kecil hanya memiliki lahan yang sedikit,” kata Mae Azhar saat berada di PG Rajawali II Kabupaten Cirebon, Jumat (16/10).

Mae menyebutkan, KUR saat ini besarannya Rp 25 juta. Namun, karena banyak persyaratan yang harus diberikan kepada bank, maka tidak semua petani mendapat KUR. Dampaknya tidak sedikit petani yang menjual lahannya atau pinjam ke tengkulak, meski bunganya cukup besar.

“Petani kecil banyak terjerat tengkulak. Sehingga begitu panen, hasilnya langsung diambil tengkulak. Harusnya pemerintah memberikan kemudahan dapat pinjaman lunak bagi petani kecil agar tidak terjerat tengkulak,” ujar Mae Azhar.

Mae menyampaikan, selain jual lahan dan pinjam modal ke tengkulak, banyak juga petani yang memilih jadi buruh tani meski bayarannya kecil seperti buruh tani bawang merah yang kemarin kecelakaan di Tol Kanci-Pejagan, upahnya dari pagi hingga siang hanya sebesar Rp 20 ribu.

Facebook Comments

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

© Copyright 2018 Aksi.co