Username

Password

Remember me

Register

Recover password

MTQ ke XXXV 2018 Digelar di Pelabuhan Ratu

MTQ ke XXXV 2018 Digelar di Pelabuhan Ratu - Aksi.co

Penulis Aksi | Sunday 15 April 2018

MTQ ke XXXV 2018 Digelar di Pelabuhan RatuAjang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke XXXV di dibuka Sabtu (14/4/2018) pagi. Ribuan pelajar mulai dari tingkat TK hingga SMA ikut serta dalam kegiatan pembukaan di Alun-alun Pelabuhan Ratu kabupaten Sukabumi tersebut. MTQ ke XXXV Tingkat Provinsi Jawa-Barat.

Dimulai dengan pawai Ta’aruf dari GOR Venue Tinju Palabuhanratu Sampai alun-alun Pelabuhan Ratu yang di ikuti peserta se provinsi Jawa-Barat di alun-alun Pelabuhan Ratu, Jalan Siliwangi kecamatan Pelabuhan Ratu, Sukabumi. Jawa-barat, Sabtu (14/4/2018).

Gubenur Jawa-barat Dr. H. Ahmad Heryawan, Lc., M.Si Menjelaskan kepada Awak Media ” Alhamdulillah hari ini kita mengawali rangkaian musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke XXXV tingkat provinsi Jawa-barat tahun 2018, Kegiatan ini kita awali dengan pawai Ta’aruf , parade memperkenalkan masing-masing seni budaya yang sangat meriah. Setelah itu pembukaan pameran bajar mewakili sekabupaten/kota, patut kita syukuri karna kita pempunyai berbagai seni budaya dan wisata nya. Tinggal bagaimana kita berkomitmen untuk memperoduksi kualitas yg standar internasional dan mengkemas supaya masuk ke pasar internal maupun internasional.

Masih kata Ahmad Heryawan “Kegiatan MTQ sekarang Tentu perbedaan sangat berbeda dengan sebelumnya karna ke khas san masing-masing daerah se – provinsi Jawa-barat, hari ini kita melihat ta’aruf sangat meriah karna Pelabuhan Ratu masuk tempat wisata sehingga pemkot kota sekalian berwisata sekaligus melihat pesona wisata Geopark Ciletuh karna baru saja di tetapkan Perancis sebagai UGG ( unisko Global Geopark )”.

“Harapannya untuk seluruh peserta saya meminta kejujuran, keteladanan dan tidak di anjurkan dewan hakim bermain curang dalam acara musabaqoh Tilawatil Qur’an ( MTQ ) karna sumpah nya benar-benar berat. Dan siapun yang jadi juara akan menjadi kebanggaan Provinsi Jawa-barat”. Ujarnya Ahmad Heriwan.

Budi Arya

Facebook Comments

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply