Username

Password

Remember me

Register

Recover password

Dana Hibah Kini Harus Melalui Lembaga Berbadan Hukum

Dana Hibah Kini Harus Melalui Lembaga Berbadan Hukum - Aksi.co

Penulis Aksi | Friday 4 September 2015

ahmad heryawanBerlakunya UU 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintah Daerah, sejak Oktober 2014 lalu, membuat Pemprov Jabar berpikir keras terkait penyaluran dana bantuan hibah. Semula dana ini bisa diterima langsung secara perorangan, tetapi kini harus melalui lembaga berbadan hukum.

“Sekarang tidak bisa lagi secara perorangan. Dulu hibah traktor penerimanya kelompok tani, paguyuban. Tapi sekarang bukan berarti tidak bisa lagi disalurkan. Kita bantu siapkan lembaganya,” ungkap Gubernur Jabar Ahmad Heryawan, seusai menandatangani Rancangan Kebijakan Umum (RKU) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) perubahan APBD Jabar 2015, di gedung DPRD Jabar,  Jumat (4/9).

Aher, sapaan akrabnya, menegaskan meski secara regulasi pencairan dana hibah ini diperketat, tetapi Pemprov Jabar tetap akan mengusahakan agar masyarakat tetap bisa mengambil manfaat.

Pada APBD 2015 ini, lanjut Aher, Pemprov Jabar siap mengalokasikan dana hibah sebesar Rp 223 miliar. Dana ini disiapkan untuk pembagian traktor kepada petani, pembangunan rumah tidak layak huni, pengembangan Posyandu, serta sejumlah penyaluran lainnya.

Heryawan menjelaskan, saat ini Pemprov Jabar tengah menentukan lembaga mana saja yang pantas mengelola dana hibah agar program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat itu tetap terlaksana.

“Contoh untuk traktor, dulu kan melalui kelompok tani. Sekarang kenapa tidak melalui koperasi, kan bisa? Yang jelas perlu kita ikhtiarkan agar sampai ke masyarakat,” tegasnya.

Dikatakan, pihaknya akan menyeleksi lembaga yang pantas mengelola anggaran tersebut. Selanjutnya opsi itu akan diusulkan ke pemerintah pusat sehingga dana bantuan hibah tetap bisa disalurkan.

“Konsultasi ke Kemendagri. Jangan sampai salah. Kita buat baik, malah petaka,” pungkasnya.

Facebook Comments

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply