Username

Password

Remember me

Register

Recover password

HNSI Jabar Ingin Nelayan dan Kepariwisataan Maju

HNSI Jabar Ingin Nelayan dan Kepariwisataan Maju - Aksi.co

Penulis Aksi | Saturday 4 February 2017

HNSI Jabar Ingin Nelayan dan Kepariwisataan MajuKetua DPD HNSI Jabar, H, Nandang Permana beserta jajarannya hadir di sosialisai pembangunan Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Rancabuaya Kecamatan Caringin Kab. Garut Jawa Barat (2/2/2017). Nandang pada kesempatan itu, mengapresiasi sikap nelayan setempat dan pemerintah daerah Kabupaten Garut dan Provinsi Jabar. “Bila terwujud PPI yang diimpikan warga sejak era 1990-an. Idealnya, bisa memadukan nelayan dengan geliat kepariwisataan, dan katalisatornya koperasi sebagai penggerak ekonomi kerakyatan”.

Sementara itu Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jabar, Jafar Ismail, seusai memimpin sosialisai PPI yang dihadiri ratusan nelayan dan pejabat terkait, menyatakan rasa puas. Menurutnya, proyek senilai Rp. 42 M yang studi pembangunannya dikerjakan oleh PT.Widya Buana Prasetya, bisa mensejahterakan ribuan nelayan di Jabar Selatan:”Tadi itu kita saksikan, PPI ini tak hanya untuk nelayan, juga untuk mendinamisasi kegiatan kepariwisataan. Rancabuaya itu salah satu icon destinasi wisata, potensinya belum tergali”

Sosialisi PPI yang berlangsung di Hotel Villa Jaya Sakti 1 di Pantai Rancabuaya Kecamatan Caringin Kabupaten Garut, menurut Lukman Ketua DPC HNSI Kabupaten Garut merupakan angin segar.”Sekedar mengingatkan, peran HNSI Jabar tidak ujug-ujug. Bertahun-tahun kami melakukan lobi ke berbagai pihak. Baru pada era Menteri KKP Susi Pudjiastuti, bisa mulai terwujud”.

Lainnya, Dudeng Wakil Ketua HNSI Caringin, dan para Ketua RN (Rukun Nelayan) mulai dari daerah Purbayani, Indra Layang, Samudra Jaya, dan Cimahi dibawah pimpinan Encep, Aep, Jani, dan Asep, secara terbuka mendukung sinergitas antara HNSI Jabar dengan pemerintah setempat.

”Tahu persis-lah perjuangan HNSI di tingkat DPD, DPC, ranting, hingga ke RN siang malam kasak-kusuk melobi banyak pihak. Satu-satunya cara meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian nelayan, fasilitas dasarnya harus ditingkatkan. Harapannya, mata rantai dan harga jual ikan dari pantai Selatan Jabar bisa meningkat”.

Diketahui tanpa adanya PPI, harga jual ikan masih relatif rendah. Pun peran para tengkulak masih sangat dominan:”Kalau PPI ini jadi, waduh pasti bahagia. Bisalah menyekolahkan anak sampai ke perguruan tinggi”, pungkas Aep yang secara turun temurun berprofesi sebagai nelayan tangkap dengan perahu kecil – “Ironi, dari dulu ekonomi kami tak bisa meningkat. Padahal hasil tangkapan ikan cukup melimpah. Kalau ada PPI, setidaknya masa paceklik tak parah seperti sekarang”. (gun )

Facebook Comments

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

© Copyright 2018 Aksi.co