Username

Password

Remember me

Register

Recover password

Festival Budaya Dunia Spektakuler

Festival Budaya Dunia Spektakuler - Aksi.co

Penulis Aksi | Sunday 30 August 2015

festival dunia purwakartaSpektakuler! Kata itu tepat dialamatkan pada Festival Budaya Dunia yang menjadi puncak peringatan Hari Jadi Kota Purwakarta ke-184 dan Kabupaten ke-47, Sabtu (29/8) malam.

Tercatat 14 negara dari berbagai belahan dunia ambil bagian dan sukses menghipnotis puluhan ribu penonton yang tumplek memadati sepanjang Jalan Veteran-Pasar Jumat malam itu. Bahkan, di Taman Pembaharuan Perempatan Jalan Babaru Nagri konsentrasi warga sudah nampak sejak sore.

Warga yang hadir ternyata bukan saja dari Purwakarta, melainkan pula dari luar Purwakarta yang jumlahnya tak sedikit. Salah satunya Dani, warga asal Subang yang sengaja hadir bersama keluarga. Bahkan dirinya mengaku hadir sejak siang hari. “Dari tadi siang, sudah di Purwakarta, ingin melihat Festival Budaya Dunia di Purwakarta. Dari awal start hingga finish di Bale Maya Datar saya ikuti. Lelah, tapi menyenangkan,” ujarnya.

Festival sendiri diawali dengan opening art dari Padepokan Tari Suci Purwakarta yang dilanjutkan dengan iring-iringan pasukan berkuda yang dipimpin Bupati Purwakarta H Dedi Mulyadi SH yang diikuti iring-iringan Muspida. Purwakarta World Festival ini diikuti sedikitnya 1,000 seniman, termasuk 14 negara yang mengikuti. Ke-14 negara tersebut di antaranya, Italia, Jepang, Meksiko, Turki, Mesir, Afrika Selatan, Korea Selatan, India, Tiongkok, Filipina dan Malaysia. Ditemui di sela acara, Bupati Dedi menuturkan, Purwakarta World Festival merupakan bagian dari membangun khazanah dan transformasi kebudayaan yang tujuannya mempersatukan budaya dari berbagai bangsa, bahwa setiap budaya di dunia kedudukannya sama. “Kita ingin memperlihatkan kepada dunia, bagaimana kayanya negeri ini karena khazanah kebudayaan sebagai dasar kekuatan bangsa. Selain itu, kita ingin mengenalkan Purwakarta sebagai daerah yang ramah dan daerah yang selalu menjaga kesundaannya,” katanya.

Bupati juga ingin meningkatkan kepercayaan diri orang Sunda bahwa kebudayan Sunda itu sama derajatnya dengan kebudayaan lainnya di dunia. “Juga memperkenalkan Purwakarta sebagai daerah yang ramah masyarakatnya juga ramah investasinya,” ujarnya. Selain diikuti 14 negara, Purwakarta World Festival juga diikuti setiap daerah di Indonesia. Sebut saja Bali, Jakarta, Banten, Jawa Timur bahkan Maluku, serta beberapa kota di Jawa Barat. Hal itu sebagai kolaborasi dan satu kesatuan nilai luhur sebagai bangsa.

Sementara itu salah satu peserta asal Afrika Selatan Lem Pias menuturkan, dirinya terpukau dengan festival tersebut, bahkan menurutnya, kesenian yang dibawakannya baru pertama kali ditampilkan di luar Afrika Selatan. “Penampilan kami di Purwakarta adalah yang pertama di luar Afrika Selatan. Tarian ini membawa pesan khusus tentang pembebasan perbudakan,” tukasnya.

Facebook Comments

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply