Username

Password

Remember me

Register

Recover password

Telkomsel dan BI Perkenalkan LKD di Pesantren Daarut Tauhiid

Telkomsel dan BI Perkenalkan LKD di Pesantren Daarut Tauhiid - Aksi.co

Penulis Aksi | Tuesday 27 October 2015

aa gymTelkomsel dan Bank Indonesia memperkenalkan Layanan Keuangan Digital (LKD) di Pesantren Daarut Tauhiid Bandung, Senin (26/10). Untuk menyambut tantangan transformasi ke era digital Bank Indonesia melakukan uji coba LKD di pesantren dan ini diharapkan dapat membuka akses layanan keuangan lebih luas kepada masyarakat yang nantinya dapat berujung pada sektor keuangan formal. LKD adalah layanan jasa sistem pembayaran dan keuangan dengan menggunakan dan memanfaatkan teknologi telepon selular.

Jumlah penduduk Indonesia yang belum terjangkau akses keuangan (unbanked) hingga saat ini masih sangat besar, yaitu 64% menurut survei Findex di tahun 2014. Di sisi lain, Indonesia memiliki jumlah penduduk muslim terbanyak di dunia, sehingga memiliki potensi yang besar untuk mengembangkan Islamic financial inclusion atau percepatan akses keuangan berbasis syariah. Kondisi tersebut menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi otoritas, khususnya terkait pendekatan dari sisi produk keuangan yang dapat mendorong masyarakat unbanked dan underbanked memiliki akses keuangan yang lebih mudah, murah dan aman.

Dalam usaha memperluas akses keuangan hingga ke seluruh pelosok Indonesia, Bank Indonesia pada tahun 2014 meluncurkan LKD yang menggunakan produk uang elektronik, yaitu media yang dapat digunakan oleh masyarakat untuk bertransaksi, seperti pembayaran dan transfer. Untuk memiliki uang elektronik, masyarakat harus mendaftar kepada penyelenggara melalui agen LKD. Nilai uang elektronik sama dengan nilai yang disetor terlebih dahulu. Nilai uang elektronik merupakan alat pembayaran dan tidak mengandung unsur yang bertentangan dengan prinsip syariah. Oleh karena itu, LKD merupakan produk yang sangat baik untuk mendukung Islamic Financial Inclusion dan merangkul masyarakat unbanked ke dalam sistem keuangan formal yang lebih luas.

Sisi lain yang integral dalam kelancaran produk LKD adalah sisi teknologi, yang terkait erat dengan penggunaan uang elektronik dalam LKD. Keunggulan dalam teknologi ini telah dimiliki oleh perusahaan telekomunikasi seperti Telkomsel yang telah menyediakan aplikasi uang elektronik yang menyatu dengan nomor telepon sebagai media alat pembayaran. Sebagai penerbit uang elektronik, Telkomsel dapat menjadi penyelenggara LKD yang ideal.

Dalam kesempatan uji coba LKD ini, Telkomsel memperkenalkan New TCASH sebagai generasi layanan mobile money. Layanan New TCASH hadir dengan inovasi yang akan memberikan pelanggan dan merchants pengalaman baru yang menarik dalam melakukan pembayaran melalui ponselnya. Hal ini sekaligus merupakan komitmen Telkomsel dalam mendorong penggunaan produk uang elektronik dalam mencapai tujuan Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT).

Direktur Sales Telkomsel, Mas’ud Khamid mengatakan, Supaya dapat menggali potensi yang dimiliki pesantren menjadi masyarakat digital Indonesia, kami bekerja sama dengan pondok Pesantren Daarut Tauhiid dan BI untuk melakukan inovasi yang dapat memberikan kemudahan bagi para santri dalam melakukan transaksi keuangan. Dalam uji coba LKD ini kami menyodorkan New TCASH untuk menunjang gaya hidup digital bagi para santri dan juga mendukung pemerintah Indonesia di dalam membangun Gerakan Nasional Non Tunai.

Di Pondok Pesantren Daarut Tauhiid akan dibangun kebiasaan penggunaan T-Cash dalam transaksi di beberapa tempat seperti kantin, penginapan, swalayan, dan Koperasi Simpan Pinjam. Selanjutnya, pemanfaatan T-Cash akan diperluas pula untuk menunjang transaksi-transaksi pembayaran yang dapat mendukung kegiatan pondok pesantren dan masyarakat antara lain transaksi pembayaran zakat, transfer pembayaran uang sekolah dari orang tua santri dan pembayaran gaji karyawan santri.

Dengan adanya elektronifikasi ini, aktivitas transaksi di lingkungan pesantren diharapkan menjadi lebih efisien, praktis, dan aman. Selain itu, dengan jaringan pesantren yang luas, kebiasaan penggunaan T-Cash diharapkan semakin meluas di masyarakat. Adanya perluasan ini diharapkan juga dapat dimanfaatkan oleh Telkomsel dan perbankan syariah untuk dapat memperluas produk produk perbankan syariah di masa yang akan datang.

Pada akhirnya, keikutsertaan Telkomsel dalam uji coba LKD ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kemampuan ekonomi rumah tangga dan perekonomian daerah, sekaligus mensukseskan Gerakan Nasional Non Tunai.

Facebook Comments

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply