Username

Password

Remember me

Register

Recover password

PBB Luncurkan Aksi Global Bantu Anak-anak Gaza

PBB Luncurkan Aksi Global Bantu Anak-anak Gaza - Aksi.co

Penulis Aksi | Saturday 20 June 2015

Kondisi_Jalur_GazaBadan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang mengurus pemberian bantuan untuk pengungsi Palestina (United Nations Relief and Works Agency for Palestine Refugees in the Near East/UNRWA) meluncurkan aksi global guna membantu anak-anak di Jalur Gaza pada Jumat (19/6), beberapa hari setelah bulan suci Ramadhan bermula.

Dalam pernyataan kepada pers di Jenewa, Jumat, UNRWA mengundang masyarakat bergabung dalam upaya itu dengan memberi sumbangan untuk program pendidikan UNRWA di Jalur Gaza dengan menyebarkan kampanye di media sosial serta mengunggah foto serta video tentang perjalanan botol.

Perjalanan botol-botol yang disebut SOS4Gaza itu menampilkan tujuh anak yang mengirim pesan-pesan berisi harapan dan impian mereka di dalam botol yang kemudian mereka larung ke laut.

Kegiatan yang dibuat mengacu pada film yang menampilkan anak-anak di Jalur Gaza dengan latar belakang kehancuran akibat konflik tahun lalu itu dipelopori oleh Duta Besar Muhibah Regional UNRWA untuk Pemuda dan bintang Arab Idol Mohammad Assaf.

“Meskipun ada banyak tantangan, anak-anak di Jalur Gaza memiliki impian dan menginginkan masa depan, seperti anak-anak lain di dunia,” kata Komisaris Jenderal UNRWA Pierre Krahenbuhl.

“Kampanye ini dilakukan pada saat ada kebutuhan khusus di kalangan pengungsi Palestina,” kata Krahenbuhl sebagaimana diwartakan kantor berita Xinhua.

Ia berharap masyarakat terinspirasi oleh anak-anak tersebut dan memberi bantuan dengan setulus hati.

UNRWA, yang dibentuk oleh Sidang Majelis Umum PBB pada 1949, adalah satu badan PBB yang mendapat mandat untuk menyediakan bantuan dan perlindungan bagi sekitar lima juta pengungsi Palestina yang terdaftar di Jordania, Lebanon, Suriah, Tepi Barat Sungai Jordan dan Jalur Gaza.(

Facebook Comments

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply