Username

Password

Remember me

Register

Recover password

Tusuk Gigi Tidak Direkomendasikan oleh Dokter Gigi

Tusuk Gigi Tidak Direkomendasikan oleh Dokter Gigi - Aksi.co

Penulis Mochammad Gungun | Saturday 19 March 2016

Apakah Anda salah satu orang yang selalu mencari tusuk gigi sehabis makan? Tusuk gigi memang masih menjadi andalan bagi banyak masyarakat karena fungsinya yang dapat mengangkat sisa makanan yang terselip di sela-sela gigi.

Namun, dokter gigi ternyata tidak menyarankan penggunaan produk olahan bambu tersebut. Selain karena kurang higienis, penggunaan tusuk gigi rentan terjadi infeksi.

“Tidak ada yang bisa memberikan garansi atas tusuk gigi. Tidak ada jaminan higienis. Lagi pula, penggunaan tusuk gigi secara berlebihan dapat merusak gigi, yaitu melebarkan celah antar gigi,” kata Farichah Hanum, Ketua Umum Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) pada acara ‘World Oral Health Day’ di kawasan Sudirman, Jakarta Selatan, belum lama ini.

“Jadi tusuk gigi tidak direkomendasikan oleh dokter gigi. Lebih baik menggunakan yang sudah terbukti secara klinis, seperti dental floss,” lanjutnya.

Dental floss merupakan tali yang terbuat dari filamen yang berfungsi untuk membuang sisa makanan ataupun membersihkan plak yang terdapat di antara sela-sela gigi.

Penggunaan dental floss ini termasuk dari tiga tindakan upaya membersihkan gigi secara sempurna. Ketiga tindakan tersebut adalah brushing, flossing, dan rinsing.

“Brushing menggunakan sikat gigi, flossing dengan dental floss, dan rinsing dengan mouthwash. Membersihkan gigi akan sempurna bila dilakukan ketiganya,” kata Farichah.

“Karena penggunaan sikat gigi saja tidaklah cukup, ada lokasi yang tidak dapat dijangkau oleh sikat gigi maka menggunakan dental flossing. Sedangkan ada juga bagian yang tidak dapat dijangkau keduanya seperti pangkal lidah, maka gunakan mouthwash.”

Tidak seperti tusuk gigi yang bermaterial keras, dental floss menggunakan bahan yang ramah terhadap gusi dan gigi. Hal ini penting karena mencegah gusi ataupun gigi terluka yang kemudian menyebabkan infeksi lebih parah.

“Bahan dari dental floss sendiri aman diterima tubuh, tidak membuat iritasi. Ini seperti Anda memijat gusi,” katanya.

Facebook Comments

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply