Username

Password

Remember me

Register

Recover password

PermataBank sosialisasikan Program Permata Hati

PermataBank sosialisasikan Program Permata Hati - Aksi.co

Penulis Aksi | Thursday 4 December 2014

PermataBank sosialisasikan Program Permata HatiAksi, Bandung: Melalui kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) PermataBank yaitu PermataHati, PermataBank berkomitmen untuk memberikan kualitas kehidupan yang lebih baik bagi anak-anak bangsa di Indonesia. Permata Bank melalui programnya akan melakukan sosialisasi di Santa Angela. Jl. Merdeka Nomor 24 Bandung pada 17 Desember 2014. Kamis (4/11).

Furiyanti Vice President Permata Bank mengatakan, Komitmen ini diwujudkan dalam berbagai kegiatan yang sebagian besar melibatkan PermataBankers, sebutan bagi karyawan PermataBank, sebagai relawan, juga masyarakat umum melalui program-program online PermataHati.

“Sejak mengalami perubahan dari “PermataBank Peduli” menjadi PermataHati pada tahun 2010 yang diikuti dengan pergantian logo, slogan dan framework yang menjadi landasan bagi seluruh kegiatan CSR PermataBank, PermataHati mulai berfokus pada Pendidikan melalui pendidikan literasi keuangan (financial literacy) dan kewirausahaan (entrepreneurship),” ungkapnya disaat temu wartawan di cafe Roemah keboen Jl. Riau Bandung.
Furiyanti menerangkan, Logo PermataHati melambangkan komitmen PermataBankers dalam menciptakan keharmonisan bersama dengan masyarakat/komunitas sekitarnya untuk masa depan yang lebih baik, dan slogan “Senyummu untuk Masa Depan” memiliki makna bahwa setiap bantuan yang diberikan akan menghasilkan senyuman bagi anak-anak bangsa untuk masa depan yang lebih cerah.

“Sesuai dengan tujuan PermataHati, yaitu “memberikan kualitas kehidupan yang lebih baik bagi anak bangsa”, program-program PermataHati dibuat berdasarkan tiga pilar utama yaitu, Human Development, Facility Enhancement dan Community Empowerment. Setiap pilar mempunyai beberapa bentuk kegiatan yang dapat dipilih dan dijalankan oleh PermataBankers,” terangnya.

Ia menambahkan, Seluruh program yang dilakukan bersifat jangka panjang, bermanfaat bagi orang banyak, melibatkan banyak relawan serta penuh inovasi. “Program yang sejak tahun 2013 masih berjalan adalah, Guruku Permataku, yang mengajarkan sejak dini tentang berwirausaha; Financial Literacy Through Sports, metode belajar interaktif untuk pendidikan literasi keuangan melalui kegiatan olahraga sepakbola dan basket; Financial Literacy Games, yang mengenalkan dasar-dasar keuangan dan perbankan melalui serial computer games yang menarik bagi anak-anak, Teachers’ Training; Beasiswa, diberikan bagi anak-anak berprestasi yang kurang mampu, Perbaikan Sekolah, dan masih banyak lagi,” katanya

Sebagai sebuah program CSR, PermataHati membuat terobosan dengan melibatkan segenap PermataBankers dalam menjalankan kegiatan PermataHati. Setiap PermataBankers memiliki sebuah buku paspor yang disebut Poin Senyum Passpor untuk mencatat setiap kegiatan PermataHati yang telah dijalankan.

“PermataBankers, baik secara individu atau group, dapat menjalankan kegiatan PermataHati sesuai dengan bentuk program yang tercantum diatas. Tentunya bentuk kegiatan yang dipilih berdasarkan hasil survei kebutuhan dari pihak penerima manfaat (beneficiary).

Furiyanti melanjutkan, dengan menjalankan salah satu bentuk kegiatan PermataHati, PermataBankers akan menerima Poin Senyum dalam bentuk stiker PermataHati yang akan dicantumkan dalam Poin Senyum Passpor mereka masing-masing. Setiap bentuk kegiatan memiliki nilai poin senyum yang berbeda-beda. Untuk setiap 10 poin yang berhasil dikumpulkan PermataBankers dalam setahun, PermataBank akan memberikan satu beasiswa untuk satu tahun ajaran kepada anak-anak bangsa yang membutuhkan.

“Hingga saat ini, PermataHati telah memberikan manfaat bagi sekitar 26.000 pelajar Indonesia, memberikan 2.600 beasiswa, pelatihan bagi 100 orang Guru serta memperbaiki 130 sekolah,” pungkasnya. (Baca juga: BRI Diusulkan Jadi Penyalur Tunggal KUR)

Editor: Mochammad Gun

Facebook Comments

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply