Username

Password

Remember me

Register

Recover password

Wawan Dituntut 10 Tahun Bui

Wawan Dituntut 10 Tahun Bui

Penulis Aksi | Monday 26 May 2014

wawan (620 x 350)Jakarta, Jaksa penuntut umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntut Tubagus Chaeri Wardana dijatuhi hukuman sepuluh tahun penjara terkait kasus penanganan sengketa Pemilihan Kepala Daerah di Mahkamah Konstitusi (MK).

Suami Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmy Diani, tersebut dianggap terbukti bersalah menyuap mantan Ketua MK, Akil Mochtar, sebesar Rp8,5 miliar terkait sengketa pemilihan kepala daerah Kabupaten Lebak dan Provinsi Banten.

“Menuntut, supaya majelis hakim menjatuhkan putusan kepada terdakwa Tubagus Chaeri Wardhana Chasan alias Wawan, dengan pidana penjara selama sepuluh tahun. Dikurangkan dari masa tahanan yang telah dijalankan,” kata Jaksa Tri Mulyono Hendradi saat membacakan berkas tuntutan Wawan, dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Senin (26/5/2014).

Selain itu, jaksa juga menuntut Chaeri Wardana dijatuhi membayar denda Rp250 juta subsider tiga bulan kurungan. Menurut Jaksa Tri, Wawan secara bukti dan sah menyakinkan melakukan tindak pidana korupsi bersama-sama dalam penanganan sengketa Pilkada Lebak dan Banten.

Jaksa mempertimbangkan hal memberatkan dan meringankan tuntutan. Hal meringankan, Chaeri Wardana berlaku sopan dan belum pernah dihukum.

“Sedangkan hal yang memberatkan adalah terdakwa mencederai kedaulatan MK, menodai demokrasi dan hak rakyat serta bisa menyebabkan terpilihnya kepala daerah korup,” ujar Jaksa.

Tubagus Chaeri Wardana menyatakan akan mengajukan nota pembelaan. Hakim Matheus menyatakan sidang dilanjutkan pada Senin 9 Juni mendatang.

“Tanggal 9 harus dibacakan surat pembelaan. Kalau tanggal 9 enggak jadi kami anggap terdakwa dan penasihat hukum tidak mengajukan pembelaan. Sidang ditunda dan dibuka kembali sampai hari Senin 9 Juni 2014,” tandas Hakim Ketua, Matheus Samiadji.

Facebook Comments

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply