Username

Password

Remember me

Register

Recover password

Klarifikasi Andika saat Disangka Jadi Eksekutor Angeline

Klarifikasi Andika saat Disangka Jadi Eksekutor Angeline - Aksi.co

Penulis Aksi | Sunday 21 June 2015

angeline Sosok Andika Andakonda (AA) pria yang sempat disebut-sebut sebagai eksekutor pembunuhan Angeline (8) memiliki alibi kuat tidak ada di lokasi saat anak angkat Margriet meregang nyawa pada 16 Mei 2015 sehingga dirinya lolos dari jeratan hukum.

Dalam perbincangan dengan Okezone, Andika menuturkan awalnya berkenalan dengan Margriet Megawe (60) hingga mengenalkan Agustinus tersangka pembunuhan Engline kepada ibu angkat Engeline itu.

Awalnya pada 2014 saat dirinya bekerja di toko modern Lotte Mart Jalan By Pass Nguah Rai, Denpasar, sempat berkenalan dengan Margriet yang tengah berbelanja kulkas. Saat itu, Margriet memintanya mencarikan orang yang bisa bekerja memberi makan ayam dan anjing.

“Ibu Margriet memberikan nomor telefon dan alamat meminta saya jika ada yang mau bekerja di rumahnya, saya disuruh menghubungi,” kata Andika pada Minggu (21/6/2015).

Akhirnya, beberapa hari kemudian, pria asal Sumba Timur, NTT itu bertemu dengan Agustinus yang merupakan orang sesama asal daerahnya. Agus meminta dicarikan pekerjaan, sehingga Andika ingat dengan Margriet dan membawa teman satu daerahnya itu ke rumah Jalan Sedap Malam 26 Denpasar.

Berkat pertolongan Andika kemudian Agus diterima sebagai pembantu merangkap keamanan di rumah Margriet. Andika tidak menyangka jika maksud baiknya menolong Agus dan mengajaknya ke Margriet berbuntut panjang. Sebab, dia disangkutkan dengan aksi pembunuhan Angeline.

“Saya ditangkap dan dimintai keterangan cukup lama seputar hubungannya dengan Agus dan Ibu Margriet,” ungkap bapak satu anak itu.

Andika mengaku selama diinterograsi polisi, ia mendapat perlakuan yang baik dan tidak ada tekanan, serta paksaan. Polisi hanya memintanya menyatakan hal yang sejujurnya apakah dirinya melakukan pembunuhan sadis itu atau tidak.

“Saya katakan, saya tidak tahu adanya pembunuhan itu, saya baru taunya dari pemberitaan media,” tegasnya.

Salah satu alibi kuat dirinya tidak terlibat pembunuhan Angeline, karena saat peristiwa itu terjadi, dia berada di tempat kerja bosnya yang pengusaha laundry di Jalan Bedugul. Denpasar.

“Saya beberapa jam menjalani test dengan lie detector di Polda Bali, saya sampaikan yang saya ketahui, saya tidak terlibat pembunuhan itu, saya ke Bali murni untuk bekerja saja, tidak ada tujuan lain,” tuturnya.

Atas keterangan dan alibi Andika yang cukup kuat itulah, akhirnya polisi hanya memeriksanya sebagai saksi untuk tersangka Agus.

Facebook Comments

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

© Copyright 2018 Aksi.co