Username

Password

Remember me

Register

Recover password

Entik Musafik Diancam 20 Tahun Penjara

Entik Musafik Diancam 20 Tahun Penjara - Aksi.co

Penulis Aksi | Wednesday 8 October 2014

Entik MusafikBANDUNG – Terdakwa perkara penyelewengan dana hibah bansos Pemkot Bandung tahun 2012, didakwa melakukan korupsi sebesar Rp8,1 miliar, pada sidang perdana yang digelar di Pengadilan Tipikor Bandung,Rabu (8/10). Akibat perbuatannya Entik terancam kurungan 20 tahun penjara.

Jaksa Penuntut Umum, Rinaldi Umar menyebutkan Pemkot Bandung mengalokasikan anggaran untuk hibah bansos tahun 2012 sebesar Rp435 miliar dengan realisasi Rp408 miliar dengan 2.026 lembaga penerima.

“Terdakwa Entik Musafik dan Destria mengumpulkan istri, orang tua dan teman-temannya untuk membuat LSM Aliansi Wirausaha Muda dan seolah telah didirikan sejak tahun 2008 supaya bisa mendapatkan hibah,” ungkap JPU dalam sidang yang dipimpin oleh Janverson.

Menurut Rinaldi, permohonan hibah tersebut diajukan melalui Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Kota Bandung yang saat itu dipimpin Herry Nurhayat (terpidana kasus suap hakim korupsi dana bansos).

“Tanpa pernah meneliti, tanpa pernah bertatap muka dengan penerima. Dana hibah pada LSM Aliansi Wirausaha Muda tahun 2012 disalurkan,” kata Rinaldi di ruang sidang II PN Bandung.

Padahal menurut evaluasi dan verifikasi, LSM Aliansi Wirausahamuda tidak direkomendasi. Tidak ditemukan LSM tersebut di alamat dimaksud. Dokumen pendirian aliansi disebut tahun 2008, namun akta notaris tidak ditemukan keasliannya dan tidak dibenarkan menerima hibah karena pemberian dana hibah memiliki tata cara dan aturan.

“Namun dalam dokumen anggaran di DPKA, Aliansi Wirausaha Muda mendapatkan Rp250 juta,” sebut JPU.

Tak hanya membuat LSM fiktif, Entik juga mencatut sejumlah orang untuk dijadikan sebagai Ketua LSM jadi-jadian agar bisa mendapat dana hibah. “Ada 39 pemohon yang terdiri dari 38 LSM dan 1 koperasi yang diakomodir oleh terdakwa,” kata Rinaldi.

Dalam pemeriksaan diketahui bahwa orang yang datanya tercatat sebagai pemohon hibah ternyata tidak pernah mengajukan permohonan. Selain itu, LSM yang diajukan kebanyakan tidak terverifikasi dan tidak mendapat rekomendasi dari dinas terkait karena tidak layak dan tidak terdaftar di Kesbangpolinmas Kota Bandung.

Sejumlah LSM yang diajukan oleh Entik dengan mencatut identitas orang lain diantaranya, Forum Cinta Anak Jalanan yang mendapat Rp150 juta, Ikatan Pemuda Intelektual yang mendapat Rp150 juta, LSM Laskar Pemuda Islam mendapat Rp75 juta, LSM Gerakan Pemuda Kreatif Rp180 juta, Kelompok Remaja Mandiri mendapat Rp170 juta.

Kemudian LSM Transparansi Demokrasi mendapat Rp250 jutan LSM Wirausaha mendapat Rp250 juta, Aliansi Muslim Anti Narkoba mendapat Rp200 juta, Forum Entrepreneur Kota Bandung mendapat Rp250 juta dan Persatuan Wanita Kota Bandung yang tidak aktif sejak 2007,tapi mendapat Rp400juta. “Hibah yang diberikan tidak bisa dipertanggungjawabkan,” kata JPU.

Seluruh saksi yang menjadi ketua LSM tersebut kemudian menyerahkan uang yang pencairan dana kepada Entik dan Destria.

“Penyerahan dilakukan di bank yang berada di Tamansari, Wastukencana dan Braga. Oleh Ketua LSM, seluruh uang diserahkan ke Destria dan Entik,” tuturnya.

Kerugian penyaluran hibah pada LSM tersebut mencapai Rp8,1 miliar. Dari jumlah itu, para ketua LSM yang dicatut mendapatkan uang berkisar Rp1-7 juta.

“Perbuatan terdakwa mengakibatkan kerugian sebesar Rp8,1 miliar,” sebut Rinaldin.

Terdakwa telah memperkaya diri sendiri dan orang lain di mana yang diserahkan pada orang lain jumlahnya Rp121 juta sementara untuk dirinya sendiri sekitar Rp7,9 miliar.

Entik dijerat dengan Pasal 2 dan Pasal 3 UU No 30 tahun 1999 sebagaimana yang telah diubah dalam UU No 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Pembacaan dakwaan itu dilakukan secara bergantian antara Rinaldi Umar, Agus Mujoko dan Cecep.

Sementara terdakwa Entik didampingi oleh kuasa hukumnya Winarno Djati dan Wilson Tambunan. Sidang dilanjut Rabu pekan depan dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi. AK-1

Facebook Comments

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

© Copyright 2018 Aksi.co