Username

Password

Remember me

Register

Recover password

Muhammad Arsad Masih Ditahan Polisi

Muhammad Arsad Masih Ditahan Polisi - Aksi.co

Penulis Aksi | Sunday 2 November 2014

Muhammad Arsad Masih Ditahan PolisiAksi – Tersangka penyebaran gambar porno Presiden Joko Widodo, Muhammad Arsyad, telah meminta penangguhan penahanan kepada Badan Reserse Kriminal Mabes Polri. Namun, kepolisian belum mengabulkan permintaan itu.

Kepala Divisi Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal Ronnie F. Sompie mengatakan pihaknya masih melakukan proses untuk memutuskan penangguhan penahanan tersebut bisa diberikan atau tidak. “Hari Senin penyidik akan lakukan gelar perkara dulu,” kata dia kepada Tempo, Ahad, 2 November 2014.

Gelar perkara ini, kata Ronnie, dilakukan untuk menentukan apakah penangguhan penahanan bisa dilakukan atau tidak. “Penyidik akan mengecek apakah penangguhan ini akan mengganggu proses penyidikan atau tidak,” ujarnya. Jika tersangka ditahan, menurut Ronnie, penyidik pasti akan lebih mudah melakukan penyidikan ketimbang tersangka tidak ditahan. “Maka harus dipastikan dulu.”

Namun, meski nantinya penangguhan penahanan diberikan, Ronnie memastikan proses hukum terhadap Arsyad tetap berlanjut. “Pak Jokowi sudah memberi maaf juga. Tapi kasus ini tak berhenti,” ujarnya. Keputusan diberikan atau tidaknya penangguhan penahanan terhadap Arsyad baru dapat keluar selepas hari Senin, 3 November 2014.

Maaf dari Jokowi, menurut Ronnie, nantinya bisa menjadi pertimbangan bagi majelis hakim dalam persidangan kasus ini. “Maaf dari Pak Jokowi sebagai korban nantinya bagaimana hakim melihatnya,” kata dia.

Arsyad ditangkap polisi pada 23 Oktober 2014 karena telah menyebarkan gambar porno Jokowi dan Megawati Soekarnoputri. Dia dijerat dengan Pasal 29 Undang-Undang Pornografi Nomor 44 Tahun 2008 serta Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Pasal 310 dan 311 tentang pencemaran nama baik dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

Sebelumnya, Jokowi menyatakan telah memaafkan Arsyad. Dia pun sudah berkoordinasi dengan Mabes Polri terkait dengan penangguhan penahanan Arsyad. “100 persen memaafkan. Minta untuk ditangguhkan penahanan dan besok sudah bisa pulang dan ketemu (ibunya),” ujarnya Sabtu lalu. (Baca juga: Jokowi Memaafkan Muhammad Arsad)

Facebook Comments

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply