Username

Password

Remember me

Register

Recover password

Penyebab Jusuf Kalla Dianggap Anti-KPK

Penyebab Jusuf Kalla Dianggap Anti-KPK - Aksi.co

Penulis Aksi | Tuesday 2 June 2015

jusuf kallaPegiat antikorupsi di Indonesia Corruption Watch (ICW) menilai Wakil Presiden Jusuf Kalla menunjukkan sikap tak mendukung pemberantasan korupsi. Dalam sejumlah pernyataannya, Kalla seolah-olah memberi ruang kepada bawahannya untuk menerabas aturan. “Wakil Presiden memberi angin segar kepada birokrat agar tak bersikap antikorupsi,” kata Koordinator Badan Pekerja ICW, Ade Irawan, 2 Juni 2015

Salah satu sikap Kalla yang dikritik Ade adalah saat dia membela Kepala Badan Reserse Kriminal Komisaris Jenderal Budi Waseso, yang sempat menolak melaporkan kekayaannya ke Komisi Pemberantasan Korupsi. Kalla memakluminya dengan alasan kekayaan Budi tak besar. Lagi pula, kata Kalla, Budi pernah melaporkan hartanya ketika menjabat Kepala Kepolisian Daerah Gorontalo pada 2012.

Kalla juga pernah mengatakan bahwa penyidik KPK mesti berasal dari kepolisian dan kejaksaan. Pernyataan Kalla senada dengan pendapat Budi Waseso yang menilai aturan penyelidik dan penyidik dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana lebih mengikat ketimbang Undang-Undang KPK.

Sebelumnya,  Kalla  juga berkomentar yang menyudutkan upaya pemberantasan korupsi dan terkesan anti-KPK.  “Positifnya, KPK sekarang harus hati-hati. Jangan seperti zaman dulu, main tembak saja kadang-kadang, ujarnya, 28 Mei lalu,  mengomentari soal kekalahan KPK dalam praperadilan Hadi Poernomo

Juru bicara Wakil Presiden, Hussain Abdullah, mengatakan, dalam sejumlah pernyataannya, Kalla memang seperti menyindir KPK. Padahal, kata Hussain, hal itu merupakan kritik Kalla agar KPK lebih baik. “Kritik itu kadang disalahartikan oleh masyarakat,” ujarnya.

Hussain menyangkal Kalla tak antikorupsi. “Segala kebijakan Pak JK adalah semangat pemberantasan korupsi,” kata Hussain.

Facebook Comments

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

© Copyright 2018 Aksi.co