Username

Password

Remember me

Register

Recover password

Dwiki Dharmawan Bawa “Bubuy Bulan” ke Jazz Dunia

Dwiki Dharmawan Bawa "Bubuy Bulan" ke Jazz Dunia - Aksi.co

Penulis Aksi | Friday 23 December 2016

Dwiki Dharmawan Bawa "Bubuy Bulan" ke Jazz DuniaPara penyuka Pop Sunda, so pasti, kenal lagu “Bubuy Bulan”, karya cipta seniman Bandung mendiang Benny Corda. Pada dekade 60an lagu ini sudah ngehit lewat vokal pesinden sohor mendiang Upit Sarimanah.

Dalam album solo terbarunya yang bertajuk “Pasar Klewer” Dwiki memasukan lagu “Bubuy Bulan”. Album “Pasar Klewer” mendapat Five Stars Review dari Downbeat, majalah jazz terkemuka di dunia, dan menjadi album jazz terlaris di Amazon Online Store.

Di tangan Dwiki, lagu ini memang terasa beda. Walau pun masih mudah dikenali bahwa ini adalah “Bubuy Bulan”, tapi Dwiki meraciknya dengan piawai, memadukan melodi lagu aslinya yang bernuansa Sunda dengan sistem diatonik Barat. Begitu padu. Singkatnya, inilah “Bubuy Bulan” dengan sentuhan World Music.

Diminta tanggapannya tentang “Bubuy Bulan” versi Dwiki, Ade Rudiana, musisi Sunda yang sedang studi S3 di ISI Yogya mengatakan, “Dwiki mencoba untuk mereintepretasi Bubuy bulan yang awalnya disajikan dalam balutan Pop Sunda, kemudian disajikan dalam balutan Jazz yang kaya akan Improvisasi. Bubuy Bulan memang tidak dibesarkan dalam ranah musik tradisi( karawitan) namun harmonisasinya kental akan nuansa Karawitan (titilaras karawitan Sunda). Oleh karena itu Lagu Bubuy Bulan dapat disajikan oleh waditra Sunda semisal Kacapi dan Suling,”.

Hi Tech dan Hi Touch

“Ketika diaransir oleh Dwiki, Bubuy Bulan, i jadi tidak terkesan ‘Susundaan’. Jadi siapapun, termasuk orang sunda yang sudah kenal dan hapal lagu tersebut, masih bisa menikmati hasil karyanya, walaupun bentuk sajiannya sudah berubah. Didukung oleh musisi yang handal , Dwiki seperti sedang melukis lagu Bubuy Bulan dalam sebentang kanvas. Dwiki mencoba memberikan suatu kesadaran baru kepada siapapun yang mengapresiasi karyanya . Bubuy Bulan, di tangan Dwiki, adalah sebuah karya yang Hi Tech dan Hi Touch, bukan hanya enak didengar tapi juga mencerdaskan pendengarnya,” papar Ade, pemimpin grup perkusi “Idea Percussion”.

 

Yosie Wijaya

Facebook Comments

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply