Username

Password

Remember me

Register

Recover password

Goosebumps, Nostalgia Horor 90an

Goosebumps, Nostalgia Horor 90an - Aksi.co

Penulis Aksi | Monday 19 October 2015

Goosebumps“Buku anak-anak itu dibuat sebagai pengantar tidur. Tapi buku yang ini membuatmu tak bisa tidur!”

Film “Goosebumps” tak hanya menyuguhkan kisah seram berbalut komedi, tetapi juga nostalgia bagi pembaca karangan R.L. Stine yang tenar pada era 90an.

Bagi mereka yang tidak membaca bukunya, film “Goosebumps” bisa jadi hanya sekadar film horor. Namun, pencinta berat novel horor remaja dapat melepas rindu karena bertemu dengan semua tokoh monster dan hantu yang sempat membuat bulu kuduk meremang.

Film ini memang tidak hanya mengadaptasi salah satu buku “Goosebumps”, tapi mengisahkan hidup R.L Stine dan kegemparan akibat monster-monster ciptaannya.

Zach (Dylan Minnette) terpaksa pindah dari New York ke kota kecil Madison, Delaware karena ibunya bertugas sebagai wakil kepala sekolah di sekolah setempat. Sang ibu berharap perubahan suasana dapat memberikan angin segar bagi keluarga kecil mereka yang baru saja kehilangan sosok suami sekaligus ayah.

Di kota itu, Zach tinggal bersebelahan dengan tetangga pemarah yang galak. Pria misterius itu berkeras agar Zach menjauhi rumahnya bila tidak ingin ada hal buruk terjadi. R.L. Stine (Jack Black) adalah tetangga itu.

Zach tidak keberatan bila harus menghindari Stine, sampai muncul putri Stine bernama Hannah (Odeya Rush) yang tampak kesepian dan mengajaknya bermain. Namun, Stine tak senang karena putrinya berdekatan dengan orang lain. Dia kembali mengancam Zach untuk menjauhi putrinya.

Mendengar jeritan Hannah dan teriakan Stine, Zach curiga kawan barunya disiksa oleh sang ayah. Saat melapor pada polisi, Zach malah dituduh membuat laporan palsu. Zach pun mencari akal agar Stine keluar rumah sehingga dia bisa menyelinap masuk dan menyelamatkan Hannah.

Bersama Champ (Ryan Lee), satu-satunya teman di sekolah, Zach berhasil masuk ke rumah Stine dan menemukan rak buku berisi cerita-cerita seram “Goosebumps” yang dikunci rapat.

Penasaran, Zach membuka salah satu buku dengan kunci yang diletakkan di atas meja. Monster salju di dalam buku akhirnya keluar dan mengobrak-abrik rumah dan kabur ke pusat kota.

Akibat huru-hara itu, kunci dari buku-buku lain ikut terbuka dan membebaskan salah satu monster paling jahat dan berbahaya, Slappy si boneka ventriloquist.

Slappy memutuskan tak adil bila hanya dirinya yang bebas mengacaukan dunia, sehingga dia melepaskan semua teman-teman yang diciptakan dari imajinasi kelam R.L.Stine.

Hannah, Zach dan Champ dan R.L. Stine bahu membahu berusaha menyedot kembali para monster agar kembali ke dalam buku demi keselamatan penduduk kota yang tidak sadar teror sedang mengintai mereka.

Facebook Comments

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply