Username

Password

Remember me

Register

Recover password

Doel Sumbang Luncurkan RBT “5 Cinta”

Doel Sumbang Luncurkan RBT "5 Cinta" - Aksi.co

Penulis Aksi | Sunday 2 April 2017

Doel SumbangSejak meluncurkan album bertajuk “Bentang Luhureun Ka’bah” beberapa tahun yang lalu, Doel Sumbang menghilang dari kancah rekaman Pop Sunda, kendati di kancah showbiz tetap eksis. Jadwal manggungnya rapat dan padat.

“Jujur saja, sejak Bentang Luhureun Ka’bah itu saya mengalami kering ide, tidak ada ide untuk membuat lagu. Inspirasi muncul kembali sejak saya melakukan perjalanan ke kawasan Ciamis dan Pangandaran, seperti ke situs sejarah Karang Kamulyan di Ciamis dan beberapa tempat di Pangandaran,” tutur Doel ketika ditemui wartawan “Aksi” Minggu (2/4/17) dikediamannya, kawasan Pasirlayung, Bandung Timur .

Artis senior ini menyiapkan lima lagu sebagai pertanda kehadirannya kembali di jagat rekaman Pop Sunda. Dikemas dalam mini album bertajuk “5 Cinta”, karena muatan-muatan liriknya dikemas dalam cerita cinta. Kelima lagu itu adalah “Karang Bolong”, “Karang Kamulyan”, “Bade Kasaha”, “Nyumput”, dan “Dikeleketek”.

“Lagu Karang Bolong memang diciptakan di Karang Bolong. Idenya lahir dari keindahan panorama. Tapi isinya mengupas lebih dalam lagi. Niatnya mengingatkan orang bahwa disitu ada panorama indah. Saya ingin mengingatkan juga, bahwa ada bagian-bagian dari Pangandaran yang menarik, bak secara panorama, secara historis, maupun secara mistis. Saya ingin agar orang tidak hanya tahu Pananjung saja,” ujar artis yang sudah lebih dari 30 tahun mengarungi industri rekaman musik.

“Tentang lagu Karang Kamulyan, saya memang jatuh hat kepada tempat ini. Disini ada situs sejarah yang bisa membuat kita flashback ke masa silam. Disini ada ekosistem yang terjaga baik, ada juga sisi-sisi mistisnya. Dan saya kemas dalam cerita cinta,” papar Doel.

Hanya saja, fans Doel belum bisa membeli “5 Cinta” dalam kemasan cakram. “Untuk tahap awal diedarkan RBT-nya. Kelima lagu tersebut sudah ada RBT-nya, dan sudah disosialisasikan ke masyarakat umum dan komunitas Doeloer Indonesia melalui medsos,” jelas penerima Anugerah Budaya 2015 dari Walikota Bandung Ridwan Kamil ini.

 

Yosie Wijaya

Facebook Comments

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

© Copyright 2018 Aksi.co