Username

Password

Remember me

Register

Recover password

Slipknot Gelar Konser Pengganti di Akhir Juni 2016

Slipknot Gelar Konser Pengganti di Akhir Juni 2016 - Aksi.co

Penulis Aksi | Friday 1 July 2016

Slipknot Gelar Konser Pengganti di Akhir Juni 2016Sesuai janjinya, Slipknot benar-benar menggelar konser pengganti pada akhir Juni 2016. Sebelumnya, grup band heavy metal asal Iowa, AS, ini dijadwalkan manggung pada awal Juni, namun urung lantaran Corey Taylor mengalami cedera leher.

Sebetulnya, saat ini kondisi sang vokalis belum pulih total. Demi penggemar, Corey memberanikan diri untuk tetap tampil, walau harus memakai penyangga leher. Bukannya mengeluh sakit, ia malah mempersoalkan penampilan yang tidak biasa.

“Saya yakin bakal terlihat aneh tampil dengan penyangga di leher saya,” ujar Corey, dilansir NME.

Corey menegaskan, ia tetap ingin melanjutkan rangkaian tur konser bersama Slipknot walau kondisinya belum pulih total. Tidak ada alasan bagi musisi berusia 42 tahun itu menunda lagi aksinya bersama Slipknot di Nashville, AS.

Sebelum beraksi, Corey sempat menuturkan sedikit mengenai cedera yang dialaminya. Ia mengunggah foto dengan cuitan di akun Twitter. Ia menjelaskan beberapa hal yang tak bisa ia lakukan lantaran cedera.

“Hari pertama kembali ke Nashville. Tidak merokok selama dua pekan. Cedera leher dengan luka yang aneh. Tidak cukup kopi,” tulis Corey via akun Twitter. Curhatan Corey mendapat tanggapan dari banyak pengikutnya.

Sebelumnya, ia mengaku tidak sadar dan merasa lehernya patah. Bahkan itu sudah terjadi beberapa waktu lalu.

Corey mengetahui lehernya patah setelah rasa sakit berkepanjangan di bagian leher dan penjelasan dokter di rumah sakit. Dua ruas tulang belakang Corey harus diambil untuk menggantikan tulang leher yang patah.

Kala itu, Corey sempat mengumumkan cedera lewat akun Facebook. Ia juga mengunggah foto dengan pakaian rumah sakit dan perban di lehernya.

“Dengan menyesal saya menyampaikan pesan ini kepada penggemar Slipknot bahwa kami akan menunda dua minggu pertama tur Amerika Serikat. Saya harus menjalankan operasi tulang belakang yang tidak direncanakan,” kata Corey di akun Facebook.

Bukan hanya Corey, personel Slipknot yang jatuh sakit. Jauh sebelum itu, penabuh drum Joey Jordison juga mengaku menderita penyakit serius yang memaksanya hengkang, pada 2013.

Ketika itu, Joey tidak segera berterus terang soal penyakitnya. Setelah tiga tahun berlalu, barulah ia menyatakan alasan hengkang ketika menghadiri Metal Hammer Golden Gods Awards pada pertengahan Juni lalu.

“Saya sakit mengalami penyakit yang benar-benar mengerikan. Penyakit itu disebut transverse myelitis, saya (bisa) kehilangan kaki saya. Penyakit itu merupakan bentuk penyakit multiple sclerosis,” kata Joey seperti dilansir NME.

Saat masih bermain drum, Joey sering disebut-sebut sebagai salah satu penabuh drum terbaik didunia. Pria berusia 41 tahun ini terkenal dengan permainan drum yang sangat cepat dengan double pedal. Tentunya itu membutuhkan gerakan kaki yang sangat cepat.

Joey berusaha pulih dari penyakit itu dengan ikut rehabilitasi. Berangsur-angsur Joey kembali pulih. Baru-baru ini ia memulai karier bermusiknya kembali dengan band Vimic.

“Saya kembali sendiri dengan terapi di gym. Jika saya bisa melakukannya, Anda bisa melakukannya. Ini hal tersulit yang pernah saya lakukan dalam hidup saya,” kata Joey.

Joey melanjutkan, “Untuk orang yang mengidap penyakit multiple sclerosis dan mielitis transversa [jangan putus asa]. Saya adalah bukti bahwa Anda bisa mengalahkan penyakit itu.”

Joey sendiri sudah bergaung dengan Slipknot sejak 1995. Bersama Slipknot ia sudah berhasil membuat empat studio album dan satu live album.

Facebook Comments

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

© Copyright 2018 Aksi.co