Username

Password

Remember me

Register

Recover password

Tak Semua Karbohidrat Picu Kenaikan Berat Badan

Tak Semua Karbohidrat Picu Kenaikan Berat Badan - Aksi.co

Penulis Aksi | Sunday 28 August 2016

Hasil gambar untuk karbohidrat nasiSebuah penelitian menemukan bahwa karbohidrat tertentu tidak membuat berat badan bertambah. Nasi putih dan kentang, dipastikan sehat jika dibuat dengan cara tertentu.

Karbohidrat telah disebut-sebut sebagai asupan yang perlu untuk dikurangi konsumsinya oleh banyak orang. Kandungan gula di dalamnya dianggap dapat meningkatkan risiko beberapa penyakit seperti diabetes, jika dimakan dalam jumlah yang banyak.

Meski begitu, sebuah penelitian menemukan bahwa ada jenis tertentu dari karbohidrat yang tidak mempunyai dampak menaikan berat badan. Karbohidrat diketahui kandungannya terdapat pada jenis kacang-kacangan, biji-bijian bahkan nasi dan kentang.

Diet Dukan dan Atkins, yang sangat populer, telah menganjurkan orang untuk melakukan metode membatasi-mengasup sedikit-hingga tak lagi mengkonsumsi karbohidrat, mengingat reputasi buruk si karbohidrat.

Karbohidrat Bagian Penting dari Asupan Makanan

Namun, konsultan ahli gizi Rebecca McManamon, dari British Dietetic Association, mengatakan karbohidrat merupakan bagian penting dari asupan makanan kita dan harus berhati-hati jika menguranginya dalam jumlah yang sangat drastis.

“Berat badan akan turun dalam waktu yang cepat tetapi tidak berkelanjutan,” katanya, dilansir dari Independent.

“Karbohidrat sendiri tidak akan membuat kita menambah berat badan. Serat tertentu yang kita dapatkan dari karbohidrat malah dapat bermanfaat bagi tubuh kita.”

Sedangkan bagian yang salah yang tidak diketahui banyak orang adalah tentang porsi yang dikonsumsi.

“Porsi yang disajikan di restoran seringnya lebih besar dari yang kita butuhkan,” katanya.

Karbohidrat yang disebut memilik sari pati resisten menolak pencernaan dan melewati tubuh. Berbeda dengan karbohidrat yang halus.

Pisang mentah, beberapa biji-bijian dan tepung beras merah juga mengandung mereka.

Ahli diet Sian Porter mengatakan karbohidrat adalah kategori yang luas dan orang-orang harus tahu bahwa mereka tidak semua sama.

Dia mengatakan yang penting adalah, “jenis dan jumlah karbohidrat dalam makanan kita.”

“Sementara kita harus mengurangi jumlah gula dalam makanan kita,” katanya.

Profesor Paul Arciero, pakar ilmu kesehatan dan olahraga di New York Skidmore College, juga mengatakan telah melakukan penelitian tentang pati resisten sebagai makanan sehat bagi orang-orang dengan diabetes tipe-2.

Dia mengatakan kepada Time; “Setelah Anda makan makanan yang terutama karbohidrat, tubuh Anda dapat membakar persentase yang lebih besar dari lemak untuk dijadikan sebagai sumber energi yang sangat luar biasa.”

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

www.aksi.co @Copyright 2018